Ilustrasi jenazah (Foto:  Back News Online)
Ilustrasi jenazah (Foto: Back News Online)

Seorang anak buah kapal (ABK) kembali ditemukan meninggal dunia di kapal ikan berbendera China. Saat ini, kabarnya kapal tersebut telah diamankan oleh Tim gabungan Polda Kepri, TNI AL, BIN Daerah Kepri, Bakamla, Bea Cukai dan KPLP di perbatasan Indonesia-Singapura. Jenazah  ABK tersebut ditemukan di dalam kapal ikan asing yakni Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118.

Dikatakan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, ABK meninggal atas dugaan dianiaya.  "Seorang warga negara kita diduga dianiaya hingga meninggal, seperti sebelumnya sebagian besar tenaga kerja kita yang bekerja di kapal ikan asing diperlakukan tak manusiawi," ujar Aris Budiman.  

Baca Juga : 7 Petinggi BRI Malang Positif Covid-19, BI: Uang Dikarantina sebelum Diedarkan

Lebih lanjut, pihak Aris menduga jika kedua kapal tersebut salah satunya merupakan tempat penganiayaan.  Sedangkan kapal lainnya sebagai saksi yang mengetahui kejadian tersebut.  

Aris juga mengatakan jika informasi di kapal tersebut ada mayat didapatnya dari salah satu WNI.  Informasi tersebut diterima Aris pada Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.  Namun, rekan-rekan Bakamla dan TNI AL sudah mengetahui lebih dulu sejak Selasa (7/7/2020) malam.  

Aris lantas mengatakan jika tempat kejadian dugaan penganiayaan hingga meninggal dunia ini terjadi di bawah wilayah yurisdiksi Indonesia.  Saat ini kondisi jenazah pun tengah menjalani pemeriksaan oleh tim dokter untuk dilakukan visum.  "Hasil visum kita masih menunggu tim dokter," paparnya.