PWI Jatim saat audiensi dengan Kadispora Jatim (PWI Jatim)
PWI Jatim saat audiensi dengan Kadispora Jatim (PWI Jatim)

Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2020 harus diundur di tahun 2021 karena pandemi Covid-19 belum mereda. Hal itu disampaikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim).

Surat mundurnya jadwal Porwanas 2020 itu diserahkan Pengurus dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jatim kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Jatim, Drs Supratomo, di kantor Dispora Jatim.

Baca Juga : Kabar Porprov VII 2021 Mundur, KONI Kota Malang Tunggu SK Baru

Ketua PWI Jawa Timur, Ainur Rohim mengatakan bahwa sesuai jadwal Porwanas sedianya akan digelar pada bulan September 2020 di Malang Raya, namun diputuskan mundur dan dilaksanakan pada bulan September tahun 2021 mendatang.

"Keputusan tersebut adalah hasil rapat pleno PWI Pusat dan pengurus Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) pusat pada pertengahan Mei lalu, dan kami telah sampaikan dalam bentuk surat resmi kepada Gubernur Jawa Timur Senin (6/7/2020) kemarin," ujar Ainur.

Di sisi lain, PWI Jawa Timur juga masih belum memberikan jawaban resmi terhadap keputusan PWI Pusat terkait pengunduran jadwal Porwanas, sebab pihaknya masih menunggu petunjuk Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, karena terkait wabah Covid-19 yang masih cukup tinggi di Jawa Timur.

Sementara itu, PWI Pusat hanya bersifat memutuskan pengunduran jadwal pelaksanaan Porwanas pada tahun 2021, Namun tetap memberikan wewenang penuh pada tuan rumah yakni Jawa Timur. "Jadi Jawa Timur tetap tuan rumah Porwanas, cuma pelaksanaan mundur 2021," katanya.

Baca Juga : Hemat Biaya, Arema FC Dukung Rencana Liga 1 2020 Dipusatkan di Jawa

Sementara itu Wakil Ketua PWI Jawa Timur, Arief Sosiawan menyampaikan bahwa nantinya cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan pada Porwanas kemungkinan akan sedikit mengalami perubahan dan disesuaikan dengan petunjuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait cabang olahraga yang boleh dipertandingkan selama pandemi Covid-19.

"Hasil rapat kami dengan ketua dan pengurus SIWO PWI Jawa Timur, maka kami sepakat akan mengikuti petunjuk Kemenpora tentang cabor yang boleh di pertandingkan, dan petunjuk protokol kesehatan pada even olahraga," jelas Arief.