Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono (Hendra Saputra)
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono (Hendra Saputra)

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2021 sedianya digelar di Jember dan beberapa kabupaten sekitar (Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo) pada 2021, ditunda atau dimundurkan pada 2022. 

Dengan itu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang akan menunggu bagaimana regulasi untuk event olahraga dua tahunan tersebut.

Baca Juga : Slamet Pramono Tutup Usia, Asisten Pelatih Pertama Arema yang Sempat Bela Timnas Indonesia

Pandemi Covid-19 membuat sejumlah agenda pemerintahan hingga olahraga harus tertunda, salah satunya Porprov Jatim yang semula akan digelar tahun 2021 namun harus tertunda di tahun 2022.

Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono mengatakan bahwa pihaknya juga masih menunggu kepastian tentang usia atlet dalam keikutsertaan di Porprov. Namun hingga saat ini belum ada ketentuan yang menunjukkan bahwa ada perubahan usia. "Kalau masalah usia masih belum ada ketentuan," ujar Eddy. 

Sebelumnya, KONI Kota Malang fokus pada persiapan cabang olahraga (cabor) pada masa transisi new normal dan akan kembali membuka fasilitas olahraga.

"Kami masih menunggu kapan fasilitas olahraga kembali dibuka, karena kami harus menyiapkan protokol kesehatan jika cabor kembali latihan," imbuhnya. 

Baca Juga : Porprov Diundur, Pekan Olahraga Kota Batu Ikutan Mundur Tahun Depan

Di sisi lain, KONI Kota Malang juga masih menunggu surat keputusan (SK) dari KONI Jatim perihal pengunduran Porprov VII Jatim. Karena seperti diketahui, SK gubernur nomor 426/9272/1.17/2019 perihal periodisasi multievent olahraga di Jatim belum dicabut.