Jamaah yang menunjukkan lokasi penyimpanan peralatan salat perempuan di dalam masjid. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Jamaah yang menunjukkan lokasi penyimpanan peralatan salat perempuan di dalam masjid. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Aksi pencurian terjadi di Masjid Darul Muttaqien di kawasan Jalan Saksofon, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Uniknya, jika biasanya di masjid barang yang dicuri adalah kotak amal, kali ini tidak.

Pelaku pencurian, yang dari CCTV terlihat seorang perempuan berkerudung bersama anaknya, mencuri peralatan salat wanita seperti mukena dan  sajadah. Kebetulan, kedua barang itu baru saja dicuci pengurus masjid.

Baca Juga : Polisi Tangkap Kawanan Pembobol Sekolah di Jombang

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (3/7/2020), antara pukul 14.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Saat kejadian pencurian itu, suasana masjid tengah sepi sehingga tidak terdapat saksi yang mengetahui aksi pelaku.

Pelaku masuk masjid bersama sang anak yang diperkirakan berumur 10 tahun. Mereka kemudian langsung menuju ruang bagian shaf wanita. Pelaku langsung menuju almari tempat penyimpanan peralatan salat wanita.

"Ya sempat melihat isi lemari, kemudian langsung mengambil sejumlah mukena dan sajadah. Bahkan saat memasukkan ke tas, sempat juga dibantu anaknya," jelas Muhamamd Wildan Habibi, sekretaris  masjid, Sabtu (5/7/2020).

Setelah itu, pelaku segera keluar masjid dan menghampiri seorang pria yang diduga suami pelaku. Bahkan saat itu, tas yang dibawa pelaku juga nampak berisi penuh barang yang diduga merupakan sajadah hasil curian dari lokasi lain.

"Untuk jumlah yang hilang, kami belum tahu pastinya karena jarang dihitung. Tapi perkiraan antara sembilan sampai 12 mukena dan sajadah. Ada bordir nama masjidnya juga," ungkapnya.

Sementara itu, pihak masjid mengetahui kejadian pencurian tersebut saat menjelang salat Isya. Saat itu, terdapat jamaah yang ingin salat. Karena tidak membawa mukena, ia kemudian ingin berniat meminjam mukena milik masjid.

"Pelakunya sendiri kayaknya juga nggak sadar saat terekam CCTV. Tapi sayangnya wajahnya juga nggak terlalu jelas," ucap Wildan.

Baca Juga : Residivis Curanmor Asal Kedungkandang Tewas Ditembak

Namun karena mukena yang berada di lemari penyimpanan tidak ada, ia kemudian menanyakan hal tersebut kepada pihak pengurus masjid hingga akhirnya diketahui mukena hilang.

"Tahunya pas ada jamaah yang nanya itu. Kami juga bingung, mukenanya kan banyak. Kam lihat di CCTV, ternyata diambil orang," bebernya.

Dari kejadian tersebut, pengurus masjid tidak melaporkannya ke pihak berwajib. Namun pihak pengurus masjid nantinya akan lebih memperketat keamanan di sekitar masjid.

"Ya nantinya akan lebih diperketat. Dulu sebelum ada CCTV, sempat juga ada motor yang hilang. Tapi setelah ada CCTV, nggak ada," pungkasnya.