Salah satu rumah PKD di Kota Malang (DLH for MalangTIMES)
Salah satu rumah PKD di Kota Malang (DLH for MalangTIMES)

Bidang Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berharap ada satu rumah pilah, kompos dan daur ulang (PKD) di dekat kantor. Rumah PKD itu sebagai role model atau pencotohan sehingga bisa dicontoh yang lainnya.

Rumah PKD saat ini bisa dikatakan sangat membantu dalam mengurangi jumlah sampah di Kota Malang. Kenapa? Ya, karena di dalam rumah PKD itu terdapat pengelolaan sampah yang menghasilkan pupuk kompos.

Baca Juga : Tambah Pemanfaatan Biogas untuk 500 KK, Pemkot Batu Siapkan Rp 400 Juta

Seperti contoh, sampah plastik saat ini di Kota Malang adalah sampah yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat. Padahal sampah plastik sendiri sangat berbahaya bagi lingkungan karena bisa mencemari.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes De Carvalho atau yang akrab disapa Joe mengatakan bahwa pihaknya berharap ada satu rumah PKD di dekat kantor.

"Saya sudah sampaikan ke ibu (kepala dinas) kalau bisa di dalam sini disediakan satu rumah PKD, sehingga kalau ada daerah lain misalkan ke sini, tidak usah jauh-jauh turun ke bawah, dilihat saja ke sini," ujar Joe.

Seperti diketahui, DLH Kota Malang kerap mendapat kunjungan dari pemerintah daerah lain untuk sharing tentang bagaimana sistem kerja yang ada di wilayah Kota Malang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga : Kemarau, Sebagian Kecil Wilayah Malang Diprediksi Miliki Kapasitas Air Tanah Sedang

Sebelumnya, Joe mengaku rumah PKD yang dinaungi oleh DLH Kota Malang saat ini berjumlah 34 dan yang aktif sejumlah 18. Dan dari sekian banyak itu belum seluruhnya operasional karena keterbatasan personel.

"Nah, DLH itu sudah mengusulkan untuk tambahan personel tetapi aturan belum memperbolehkan, sampai usulan 2021 pun belum bisa kita tambah," keluhnya.