Akivitas pasukan oranye di Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Akivitas pasukan oranye di Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Sejak pemerintah menganjurkan untuk aktivitas di rumah akibat penyebaran Covid-19, ternyata memicu peningkatan volume sampah, terutama rumah tangga.

Kepala Dinas Lingkungan Ir. Yuli Haris kepada media ini mengatakan, di sejumlah Tempat Pembungan Sampah Sementara (TPS) tercatat ada peningkatan volume sampah, baik sampah plastik maupun sampah organik.

Baca Juga : Wabup Lumajang: Ambulance Desa Harus Siap Di Desa Setiap Saat

"Sejak maret sampai dengan beberapa hari terakhir volume sampah rumah tangga kita memang meningkat. Ini mungkin karena masyarakat banyak beraktivitas di rumah, dan sampah rumah tangga juga banyak dari pemukiman warga," kata Yuli Haris.

Di beberapa TPS, jumlah peningkatan volume sampah terhitung cukup tinggi. Ini diketahui dari jumlah angkutan sampah yang meningkat.

"Ada beberapa titik, yang bisanya truk sampah hanya 4 kali angkut, meningkat menjadi 7 kali dalam satu hari. Ya, hampir dua kali lipat, tapi tidak disemua tempat," tutur Yuli Haris kemudian.

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang mengerahkan 13 armada pengangkut sampah, yang setiap hari mengangkut sampai dari sejumlah TPS menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga : Dua Bulan Plengsengan Sungai Molek Rusak Tak Kunjung Dibenahi, Rawan Picu Konflik

"Ya agak kerja ekstra memang, karena sampah hari ini, harus teranngkut pada hari ini juga. Jika ditunda, maka akan terjadi penumpukan sampah keesokan harinya," tutur Yuli Haris.