free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Jumlah Ibu Hamil di Kota Malang Alami Penurunan selama Pandemi Covid-19

Penulis : Arifina Cahyati Firdausi - Editor : Nurlayla Ratri

16 - Jun - 2020, 15:47

Loading Placeholder
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: Shutterstock).

Selama pandemi Covid-19, aktivitas masyarakat banyak dilakukan di rumah saja. 

Di masa ini, Indonesia mengalami ledakan kehamilan baru. 

Baca Juga : Usai Perjalanan dari Surabaya, ASN Kota Batu Positif Covid-19

Data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), hingga Mei lalu tercatat lebih dari 400.000 kehamilan tak direncanakan.

Beberapa daerah di Indonesia rata-rata memang mengalami kenaikan angka kehamilan. 

Namun, ledakan angka ibu hamil tersebut nampaknya tidak berlaku di Kota Malang.

Sebab, selama masa Work From Home (WFH) yang mulai diberlakukan dalam tiga bulan terakhir sejak Maret 2020 lalu, angka kehamilan di Kota Malang malah tercatat mengalami penurunan.

Dari catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, hingga Mei 2020 angka kehamilan berjumlah 9.724 orang. 

Padahal di tahun 2019, angka tersebut sampai bulan yang sama tercatat sebanyak 10.212 orang pada periode yang sama.

"Iya, masa pandemi ini angka ibu hamil cenderung menurun," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Malang Latifah Hanun. 

Rinciannya, di tahun 2020 untuk bulan Maret jumlah ibu hamil ada 1.006 orang, April 732 orang, dan Mei tercatat 866 orang.

Baca Juga : Karantina Wilayah Desa Plosokerep Berakhir, Sayangnya 26 Warga Tolak Rapid Test

Menurut Latifah, angka kehamilan sempat meningkat tinggi pada bulan-bulan awal di tahun 2020 dengan rata-rata mencapai 1.000 orang lebih. 

Bulan Januari misalnya, ibu hamil di Kota Malang tercatat sebanyak 1.344 orang, di bulan Februari tercatat sebanyak 1.015 orang.

"Angkanya lebih tinggi di awal tahun 2020, padahal saat itu pandemi Covid-19 belum muncul," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni menyatakan angka kehamilan di Kota Malang yang cenderung mengalami penurunan di masa pandemi Covid-19 ini menjadi catatan bahwa masyarakat semakin paham dan mampu menerapkan KB.

“Ya kita lihat kalau di daerah lain bisa jadi meningkat karena ya analisisnya di rumah saja itu ya aktivitasnya mungkin membosankan. Tapi kalau di Kota Malang sepertinya tidak, masyarakat sudah semakin paham akan pentingnya menjaga dan melaksanakan KB," ungkapnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Arifina Cahyati Firdausi

Editor

Nurlayla Ratri

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---