Situasi saat tim mengevakuasi jasad korban dari saat sungai (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Situasi saat tim mengevakuasi jasad korban dari saat sungai (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Warga di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dibuat heboh setelah ditemukannya sesosok jasad pria yang hanyut di sungai sekitar Jalan Margabhakti.

Pria hanyut tersebut diketahui merupakan Danny Handianto (28) warga Jalan Margobakti, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Baca Juga : Viral Pasien Meninggal karena Jantung Disebut Covid-19, Keluarga Korban Ngaku Disogok!

"Warga melihat ada orang hanyut ini sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian oleh warga dievakuasi sementara dan segera melaporkan ke Polsek Sukun. Bhabinkamtibmas dan tim Inafis langsung ke lokasi kejadian untuk olah TKP," beber Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungrejo, Aiptu Abdillah (3/6/2020).

Dari informasi lebih lanjut, sebelum ditemukan tak bernyawa dan hanyut di sungai, terdapat anak kecil yang mengetahui jika sebelumnya korban sempat meloncat dari atas jembatan gantung.

Jembatan tersebut berada di sekitaran RT 5 RW 10. Sehingga, dugaan tewasnya korban akibat melompat dan kemudian terbentur benda keras di sungai.

"Di kepala korban ada luka, diduga terkena Padas (batu) di sungai.  Korban diperkirakan dari lokasi meloncat sampai ditemukan warga hanyut sekitar 200 meteran," terangnya.

Untuk motif korban meloncat hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, memang masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Namun diketahui, jika korban mengalami keterbelakangan mental.

"Tempo hari warga juga mendapati korban akan bunuh diri menggunakan sarung di kediamannya, tapi saat itu ketahuan warga," jelasnya.

Baca Juga : Hanyut di Sungai Brantas, Pencari Ikan Asal Blitar Ditemukan Tewas di Jembatan Ngujang II

Evakuasi jasad korban berlangsung cukup dramatis. Hal tersebut juga memancing ratusan warga untuk menyaksikan jalannya evakuasi korban. Evakuasi sedikit mengalami kendala lantaran medan yang cukup sulit.

"Sedikit ada kendala, karena medannya kan tebing, jadi butuh alat khusus untuk evakuasi," ujarnya.

Sementara itu, saat ini jenazah korban telah berhasil dievakuasi petugas. Saat ini jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSSA Kota Malang.