Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan saat PSBB di Kota Malang. (Ist)
Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan saat PSBB di Kota Malang. (Ist)

Jumlah pengendara yang kena penindakan teguran oleh petugas di Kota Malang mencapai 1.975 pelanggar. Angka itu terjadi selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari mulai 17 Mei 2020 hingga berakhir  30 Mei 2020).

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto menyebut, jumlah 1.975 pelanggar tersebut merupakan akumulasi selama 14 hari penerapan PSBB. Pelanggaran itu dilakukan baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Baca Juga : Hari Terakhir PSBB, Pasien Positif dan Sembuh Kabupaten Malang Bertambah Dua

Kategori pelanggaran mulai dari tidak mengenakan masker, tidak mengantongi identitas, maupun ada juga yang merupakan travel ilegal.

"Total kendaraan yang diperiksa selama masa PSBB sebanyak 112.653 kendaraan. Terdiri  dari 71.390 kendaraan roda dua dan 41.263 kendaraan roda empat," beber Priyanto.

Untuk kendaraan yang diarahkan putar balik karena berpelat luar Malang Raya, totalnya  5.244 kendaraan. Rinciannya, 3.401 kendaraan roda dua dan 1.849 kendaraan roda empat.

Khusus hari terahkir PSBB (30/5/2020), terdapat 5.641 kendaraan yang terjaring pemeriksaan. Rinciannya, 3.453 kendaraan roda dua dan 2.188 kendaraan roda empat.

"Kendaran yang diarahkan putar balik sebanyak 248. Rinciannya, 137 kendaran roda dua dan 111 kendaran roda empat. Sedangkan pelanggar yang diberi teguran sebanyak 85 kendaraan," kata kasatlantas.

Baca Juga : PSBB Malang Raya Berakhir, Pasien Covid-19 Ke-2 di Kota Batu Sembuh

Sementara itu, pasca-berakhirnya PSBB, saat ini masa transisi ke new normal. Dalam masa new normal nantinya, pos penjagaan batas kota masih tetap di-standby-kan oleh petugas. Petugas tetap melakukan pemantauan, khususnya terhadap kendaraan yang berasal dari zona merah.