Hati-Hati! OTG di Kota Kediri Meningkat, Penularan Lokal Bisa Naik | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Hati-Hati! OTG di Kota Kediri Meningkat, Penularan Lokal Bisa Naik

May 28, 2020 18:57
Foto: (Istimewa)
Foto: (Istimewa)

Sejumlah 13 kasus positif covid-19 terkonfirmasi baru di Kota Kediri. Dari jumlah itu, 12 pasien dari klaster pabrik rokok Tulungagung.

Beberapa pasien beralamat di Kelurahan Bawang dan Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren. Sedangkan satu pasien dari Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. 

Baca Juga : Pasien Covid 19 Tulungagung Bertambah 5 Hari Ini, 3 Orang Tenaga Medis

Sumber penularan 5 pasien dari klaster pabrik rokok Tulungagung dan satu pasien dari Pojok berasal dari transmisi lokal. Artinya mereka tertular oleh pasien di Kota Kediri. Bahkan tiga di antaranya masih anak-anak,  yakni usia 11 tahun, 15 tahun, dan 16 tahun. 

Hal tersebut diumumkan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melalui IG Story-nya, @abdullah_abe, Senin (25/05).

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adhima mengatakan, bukan hanya soal peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif yang perlu diwaspadai. namun juga transmisi lokal yang mulai meningkat di Kota Kediri.


“Transmisi lokal ini terjadi untuk kali kedua di Kota Kediri. Transmisi lokal pertama di Kota Kediri dialami oleh warga Perum Wilis (Kelurahan Pojok) yang menularkan ke suami dan anaknya,” kata Fauzan.

Fauzan menjelaskan, dengan semakin banyaknya kasus OTG (orang tanpa gejala) atau konfirmasi positif tanpa gejala, maka sangat memungkinkan terjadinya transmisi lokal atau pasien tertular di dalam wilayah Kota Kediri. Orang yang membawa virus tidak merasa dirinya sakit sehingga bebas bepergian meski hanya di dalam kota lalu menularkan kepada yang lain.

“Adanya transmisi atau penularan lokal, maka diimbau kembali seluruh masyarakat Kota Kediri untuk lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan,” tandas Fauzan.

Baca Juga : Bupati Sanusi Menangis di Depan Gubernur Jatim, Berharap Covid-19 Berakhir

Protokol kesehatan tersebut yaitu tetap di rumah, pilihan yang paling mudah untuk memutus rantai penularan Covid-19. Ketika kelaziman baru  (new normal) akan diterapkan, maka harus semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah untuk hal-hal yang perlu.

“Kalau harus urgen keluar rumah, harus pakai masker, jaga jarak, dan sering  cuci tangan dengan sabun. Kalau masyarakat tidak disiplin, maka siap-siap akan tertular,” tambah Fauzan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kediri Berita Kediri

Berita Lainnya