Ilustrasi SMP Negeri. (Foto: riauonline.co.id)
Ilustrasi SMP Negeri. (Foto: riauonline.co.id)

Penerapan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 lalu menimbulkan berbagai polemik. Salah satunya, banyak siswa yang tidak tertampung. Hal ini disebabkan jumlah sekolah tidak memadai jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang ingin mendaftar.

Tak ingin hal ini terjadi di PPDB tahun 2020, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang akan membangun tiga SMP Negeri di kota Malang. Jadi, nantinya terdapat tiga SMP Negeri baru yang menerima peserta didik. Tiga SMP tersebut yakni SMP Negeri Gadang, SMP Negeri Mulyorejo, dan SMP Negeri Polehan.

Baca Juga : PSBB, Mahasiswa Ma'had UIN Malang Dibantu Kampus

Dikutip dari keterangan Dikbud Kota Malang, SMP Negeri Polehan nantinya akan berada di SDN Polehan 2 Malang. SMP Negeri Mulyorejo nantinya akan berada di dekat Terminal Mulyorejo.

"SMP Negeri Gadang nantinya akan berada di dekat SDN Gadang 4 Malang," sambung Kepala Dikbud Kota Malang Dra Zubaidah MM.

Selama proses pembangunan gedung SMP Negeri yang baru, peserta didik nantinya akan menginduk/belajar/bersekolah dulu di tempat sementara. Yakni, SMP Negeri 21 untuk siswa SMP Negeri Polehan, SMP Negeri 15 untuk siswa SMP Negeri Mulyorejo, dan SMP Negeri 7 untuk siswa SMP Negeri Gadang.

Sebagai tambahan, usai pengimplementasian zonasi PPDB 2019 lalu memang terlihat kawasan mana di Kota Malang yang kekurangan sekolah negeri. Dan setelah dilakukan pemetaan, diputuskan akan dibangun tiga SMP Negeri baru tersebut yang mana berlokasi di kawasan yang jauh dari lembaga pendidikan negeri.