Hampir 90 persen anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang terdampak pandemi covid-19. Namun, pengurus maupun anggota Kadin Kabupaten Malang tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat tak mampu.
Sebanyak 397 paket sembako yang merupakan sumbangan para anggota Kadin Kabupaten Malang dibagikan kepada masyarakat di tujuh tempat. Yakni di Buring, Gondanglegi,Turen, Pakis, Tumpang, Tajinan, Jabung, dan Putukrejo (Dau). Masyarakat yang disasar adalah mereka yang kurang mampu atau berpenghasilan rendah dan panti asuhan.

"Alhamdulillah kami bisa ikut serta membantu pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dengan pembagian sembako," ungkap Ketua Kadin Kabupaten Malang Makhrus Sholeh, Sabtu (16/5/2020).
Baca Juga : Wings Group Serahkan Bantuan Ventilator ke Pemprov Jatim
Lebih lanjut, diakui dampak pandemi covid-19 ini memang sangat luar bisa menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mulai aspek sosial, komunikasi yang terputus, kesehatan, hingga dampak perekonomian karena banyak pekerja harian yang harus di-PHK atau lokasi usahanya tutup.
Menurut Makhrus, bukan hanya para pekerja harian yang terdampak. Para pelaku usaha sendiri sangat merasakan efek pandemi covid-19 ini.
"Sehingga tentunya bantuan dari teman-teman ini bisa bermanfaat bagi masyarakat karena dampak covid sangat luar biasa bagi mereka yang berpenghasilan tengah. Lekerja harian banyak yang di-PHK karena tempat usahanya tutup," ucap dia.

Untuk para anggota Kadin Kabupaten Malang, Makhrus membenarkan sekitar 90 persen anggota terdampak wabah Ini. Anggota Kadin yang tidak terlalu terdampak adalah anggota yang bergerak di bidang pertanian dan kesehatan.
Baca Juga : Jelang Hari Terakhir Sosialisasi PSBB, Ini yang Akan Disiapkan Pemkab Malang
"Kami berprinsip insya Allah sebagai pengusaha yang memang memiliki sedikit lebih rezeki untuk bisa berupaya memberikan kontribusi maupun bantuan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Terakhir Kadin Kabupaten Malang berharap agar pandemi covid-19 ini bisa segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti biasanya. Dengan demikian, perekonomian masyarakat bisa kembali normal.