Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi

Dampak penyakit Covid-19 tak hanya dirasakan sektor bisnis skala besar dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), para pekerja seni pun terkena dampaknya. 

Kalangan wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memberikan bantuan sosial kepada pekerja seni di Bumi Bung Karno.

Dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi, anggota dewan baru saja melaksanakan Jaring Aspirasi (Reses) Tahap II Tahun 2020. 

Reses ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena berlangsung saat masa pandemi Covid-19. 

Dari aksi turun ke bawah ini, dewan menemukan banyak pekerja seni yang tak tersentuh uluran tangan alias belum menerima bantuan sosial apapun dari pemerintah.

“Banyak warga terdampak, utamanya masalah ekonomi. Pekerjaannya total berhenti. Salah satunya pekerja seni. Pekerja seni itu banyak, ada yang tukang elekton, penyanyi, pemukul alat musik gamelan di wayang-wayang. Mereka belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah,” terang Agus kepada BLITARTIMES.

Terkait dengan temuan ini, dewan meminta kepada Plt Wali Kota Blitar untuk turun memerintahkan lurah-lurahnya melakukan pendataan lanjutan terkait warga terdampak yang belum menerima bansos dari pemerintah.

“Plt wali kota kami minta memerintahkan lurah agar memerintahkan RT-RW melakukan pendataan siapa-siapa saja warga terdampak yang belum menerima bantuan, termasuk pekerja seni," ujarnya.

Pendataan ulang itu, lanjutnya, sekaligus untuk memastikan agar bantuan yang berasal dari uang negara benar-benar tepat sasaran.

"Karena ada banyak warga masyarakat yang seharusnya dapat bantuan tapi tidak dapat. Warga yang dianggap mampu malah dapat. Justru warga yang dianggap tidak mampu malah tidak dapat,” tegas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Lebih dalam Agus menyampaikan, dewan telah menggelar paripurna hasil reses tahap II dan memasukkan keluh kesah pekerja seni ini dalam pokok-pokok pikiran DPRD. 

Pimpinan DPRD juga telah menginstruksikan seluruh komisi untuk secepatnya memanggil OPD mitra kerjanya untuk membahas lebih lanjut terkait penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19.

“Sebagai wakil rakyat, kami berupaya agar warga terdampak di Kota Blitar seluruhnya bisa tercover bantuan dari pemerintah,” pungkasnya.