Motor stang kanan susah dicuri (Foto:  Boombastis)
Motor stang kanan susah dicuri (Foto: Boombastis)

Pencurian sepeda motor masih marak terjadi di sekitar kita. Tak perlu menunggu lokasi sepi, bahkan dalam keadaan ramai pun maling motor bisa melakukan aksinya. 

Bagi mereka yang sudah handal, tak membutuhkan waktu lama untuk melancarkan aksinya. Mereka sudah menyiapkan alat untuk menggondol motor curiannya. Dalam hitungan detik dan menit saja, motor Anda bisa raib entah kemana.

Rupanya, kebiasaan pemilik motor yang memarkir kendaraan dengan stang menghadap ke kiri juga berpengaruh. 

Lantas benarkan dengan posisi stang ke arah kanan kendaraan akan lebih aman? 

Ternyata dengan posisi stang ke kiri justru mempermudah para maling untuk menjebol kuncinya. Hal itu berbeda jika stang motor diarahkan ke kanan. 

Dengan mengarah ke kanan posisi rumah kunci yang ada di bawah stang akan menyulitkan gerak pencuri saat menjebolnya. Maka pencuri akan kesulitan dan membutuhkan waktu lama bahkan bisa gagal beraksi lantaran kunci leter T yang biasa digunakan untuk beraksi tak bisa masuk atau menjebol kunci. 

Dilansir melalui Kompas.com, Kepala Bengkel AHASS Daya Motor Cibinong dan Sawangan, Asep Suherman menjelaskan jika motor yang kunci stangnya ke arah kanan bisa mengurangi risiko motor digondol maling. 

Disebabkan hal itu memerlukan tenaga dan ruang yang cukup untuk melancarkan aksinya. Selain itu dengan posisi stang ke kanan pencuri yang biasa menggunakan kunci T akan susah karena ruang gerak tak leluasa. 

Pendapat yang sama juga dikatakan oleh Technical Division PT AHM Endro Sutarno. 

Endro Sutarno mengatakan jika stang motor menghadap ke kanan lebih menyulitkan pencuri saat hendak melakukan pencurian motor. Posisi kunci motor bebek dan skutik yang ada di bawah stang diakui Endro akan menyulitkan pencuri saat harus mencungkil kunci kontak kendaraan.

Tips sederhana itu tentunya patut untuk dicoba Anda sekalian. Khususnya di tengah pandemi covid-19 yang diiringi dengan meningkatnya kejahatan jalanan saat ini.