Salah satu petugas kesehatan Puskesmas Kedungkandang saat memberikan edukasi dan menempelkan poster tentang covid-19 di area tempat makan. (Foto: Dokumentasi Puskesmas Kedungkandang)
Salah satu petugas kesehatan Puskesmas Kedungkandang saat memberikan edukasi dan menempelkan poster tentang covid-19 di area tempat makan. (Foto: Dokumentasi Puskesmas Kedungkandang)

Berbagai upaya mencegah penularan covid-19 di Kota Malang terus digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Selain terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan imunitas, edukasi mengenai virus masih harus dilakukan.

Melalui tiap puskesmas, upaya mengedukasi warga dilakukan untuk memberikan informasi yang tepat mengenai covid-19. Sebab, bukan tidak mungkin masih banyak masyarakat yang awam soal penyakit yang muncul pertama di Wuhan, China, sejak Desember 2019 lalu itu.

Puskesmas Kedungkandang misalnya, yang memberikan sosialisasi edukasi dengan memanfaatkan media poster dan mobil ambulans. Petugas kesehatan berkeliling menggunakan mobil ambulans sambil memberikan edukasi melalui pengeras suara tentang covid-19.



"Jadi, di setiap jalanan yang dilalui, kami memanfaatkan mobil ambulans milik puskesmas. Kemudian kami menggunakan pengeras suara untuk edukasi ke masyarakat tentang covid-19," ujar staff promosi kesehatan (promkes) Puskesmas Kedungkandang Abdul Latif, Kamis (9/4).

Berbagai informasi mulai dari informasi penyakit covid-19, kemudian gejalanya, cara penularannya, hingga pencegahannya disampaikan kepada warga di wilayah Puskesmas Kedungkandang. Di antaranya warga diharapkan bisa menenali gejala klinis covid-19 seperti demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius, batuk, pilek, sesak nalas, hingga sakit tenggorokan. Sehingga apabila mengalami gejala tersebut bisa mengantisipasi untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan (yankes).

Dijelaskan, beberapa sasaran keramaian seperti tempat makan, area perumahan, dan instansi pendidikan juga dibagikan dan ditempelkan poster mengenai covid-19. "Sesuai arahan dari pusat bahwa untuk mengedukasi ke setiap lapisan masyarakat. Kami memanfaatkan media poster untuk ditempel di area yang sering dikerumuni warga. Area perumahan, warung kopi, dan instansi pendidikan," imbuhnya.

Tak hanya itu. Di samping memberikan edukasi mengenai covid-19, masyarakat di wilayah Kedungkandang kini bisa mengakses Hosivid (Hotline Siaga Covid). Hal tersebut untuk mempermudah warga yang sekiranya memiliki gejala atau habis melakukan perjalanan ke luar negeri bisa menghubungi layanan tersebut di nomor WhatsApp di 087851269758.

"Jadi, apa pun semua yang berhubungan dengan covid-19 bisa langsung hubungi Hosivid kami. Mau konsultasi, ada gejala, atau habis bepergian dari luar negeri ataupun luar kota untuk mendapatkan penanganan nantinya," tandasnya.