Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno bersama para menteri saat di Pendopo Kabupaten Kediri.(Eko Arif S /JatimTimes)
Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno bersama para menteri saat di Pendopo Kabupaten Kediri.(Eko Arif S /JatimTimes)

Pariwisata dan industri penerbangan merupakan dua hal yang sukar untuk dipisahkan. Di satu sisi, perkembangan pariwisata sangat bergantung terhadap akses transportasi, salah satunya moda transportasi jalur udara. 

Rencana pembangunan bandara di Kediri diharapkan mendorong geliat sektor pariwisata di daerah. Bandara Kediri menjadi magnet bagi rencana pertumbuhan kawasan Kediri Raya dan sekitarnya.

Proyek strategis nasional ini digadang-gadang mampu meningkatkan perekonomian terutama di sektor pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Kediri menyiapkan diri di sektor pariwisata. Mereka telah memiliki strategi-strategi khusus di sektor pariwisata ini. Terutama menyiapkan destinasi unggulan tambahan.

Bila selama ini magnet wisata ada di Kawah Kelud dan kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Pemkab Kediri  menyiapkan destinasi baru di wilayah barat sungai. Di antaranya adalah kawasan Besuki dan Sumberpodang. Dua destinasi wisata alam pegunungan yang masuk area Lereng Gunung Wilis.

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan dua hal untuk menopang promosi wisata itu adalah teknologi dan media sosial (medsos). “Peran teknologi sangat besar sekarang ini. Selain itu, dengan adanya dana desa diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mendorong ke arah desa wisata,” ungkapnya.

Bupati berharap market desa wisata yang kini banyak muncul itu bisa ke luar daerah. Mereka diharapkan mampu menggali potensi yang ada agar bisa dikembangkan ke luar daerah. Bahkan kalau perlu hingga ke luar negeri. Sebab, keuntungan dengan terdongkraknya sektor wisata ini bisa menjadi faktor penting.

“Dengan sektor pariwisata yang meningkat akan mendatangkan banyak masyarakat yang berkunjung,” ungkapnya.

Untuk itu, Pemkab Kediri juga tak tinggal diam. Pemerintah Daerah akan mempersiapkan warganya agar mampu menangkap tantangan dan peluang itu. Salah satunya dengan memberikan pembekalan berupa pelatihan dan peningkatan pelatihan. Yang ujung-ujungnya pemkab berharap masyarakat bisa menangkap peluang itu. 

“Harapan terbesar saya, akan banyak warga Kab. Kediri yang bekerja di bandara tersebut. Kami bersedia memberikan pelatihan guna menambah skill mereka agar pada saat mendaftar dan seleksi bisa diterima. Jadi yang mendaftar bukan sembarangan karena sudah memiliki skill yang mumpuni,” pungkasnya.