Apoteker Apotek Kimia Farma menunjukan masker yang ter5sisa di apoteknya (Joko Pramono for Jatim Times)
Apoteker Apotek Kimia Farma menunjukan masker yang ter5sisa di apoteknya (Joko Pramono for Jatim Times)

Merebaknya virus Novel Corona 2019 atau yang dikenal dengan nCorona 2019, sejumlah apotek di Tulungagung kehabisan stok masker. Kalaupun ada, harga masker melonjak dari harga normalnya. Jika biasanya harga masker per kotak isi 50 masker bisa ditebus dengan harga 24 ribu, kini harganya melonjak hingga 90 ri bu.

“Stok kita kosong, kalaupun ada harganya dari sales mencapai 90 ribu per kotak,” ujar pengusaha yang memiliki 3 apotie, Yudha Candra saat dimintai keterangan oleh awak media.

Pria tambun yang akrab disapa Yudha itu menuturkan kekosongan masker sudah terjadi sejak pertengahan Januari lalu. Yudha sendiri memiliki apotik Gudang Kapuk di Ngantru, apotek Ketanon dan Apotek Beji farma. Lantaran harganya yang cukup tinggi, dirinya memilih untuk sementara tidak menyetok masker di 3 apotiknya.

Sebelum stok maskernya habis, banyak pembeli yang membeli masker dalam jumlah banyak. Dari pengakuan pembeli itu, masker yang dibeli akan dikirim ke Taiwan dan Hongkong. “Di Hongkong dan Taiwan sana harganya sudah mencapai 600 ribu per kotak,” tandas Yudha.

Hal serupa juga disampaikan oleh Apoteker Kimia Farma di jalan Pahlawan, Tulungagung, Tri Ulfa Rahmatia.

Dari penuturan wanita berjilbab itu, setelah nCorona merebak, dalam sehari pembe;I masker bisa dihitung jari. Namun saat ramai merebaknya nCorona, ada peningkatan pembelian masker oleh masyarakat. Peningkatanya pun mencapai 90 persen. “Setelah ada virus Corona itu hampir tiap jam ada yang nyari masker,” ujar wanita ayu yang akrab disapa Ulfa itu.

Ulfa mengaku kewalahan melayani permintaan masker lantaran persedian masker yang terbatas. Pihaknya sempat kehabisan persediaan masker. Kalaupun ada, masker yang tersisa hanya tinggal sedikit. Bahkan masker yang baru datang langsung diserbu oleh pembeli. “Stoknya sempat habis, masker yang baru datang juga sudah habis,” ujar Ulfa.

Untuk masker sendiri ada yang dijual per bok dan eceran. Untuk eceran dijual dengan harga 6 ribu untuk isi 5 dan 8 ribu untuk isi 10. Sedang untuk yang kemasan boks isi 50 dijual dengan harga 85 ribu, lantaran dari distributor sendiri harga sudah tinggi. Stok masker dari distributor sendiri juga terbatas.