free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Petani Apel Kota Batu Menjerit, Panen Alami Busuk Buah

Penulis : Irsya Richa - Editor : A Yahya

10 - Jan - 2020, 03:46

Loading Placeholder
Petani saat memanen apel di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Para petani apel saat ini harus menangis, bagaimana tidak? Hasil panen mereka tidak membuahkan hasil yang maksimal.

“Gagal panen ini, karena cuaca yang seperti ini. Cuaca yang panas, lalu hujan. Ini membuat apel rusak,” ungkap Suyati, petani di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji.

Kerusakan apel itu terjadi di kawasan Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. Terlihat sebanyak 3 ton apel yang usai dipanen itu, memiliki penampilan yang tidak memuaskan.

Ya terdapat busuk pada beberapa bagian buah apel tersebut. Karena itulah membuat Suyati bersama dengan petani lain memanen dengan perasaan yang kecewa.

“Busuk buah ini memang sesuatu yang sulit diatasi. Karena itu banyak petani yang pindah jadi petani jeruk,” imbuhnya, Kamis (9/1/2020).

“Padahal ini panen ke tiga yang berhasil berbuah. Dua kali panen sebelumnya tidak bisa berbuah,” ucap Suyati sambil membersihkan apel.

3 ton hasil panen itu dari lahan seluas 2 ribu meter. Bukan hanya busuk buah saja, harganya pun juga ikut turun.

Ya kini harga apel Rp 6.500 per kilogram untuk yang jenis manalagi. Sudah jatuh tertimpa pohon pula, ungkapan itu mungkin yang sedang dirasakan pata petani apel di Kota Batu. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

A Yahya

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---