Sepintas perawakan Afan Ari Kartika, 35 tahun, seperti pemuda lain, energik, berani, tegas, namun mudah bergaul. Orang yang baru mengenalnya mungkin tidak menyangka, jika alumnus Fakultas Hukum Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) ini adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kota Malang Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (DPC HIPAKAD Kota Malang).

Menjadi ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) di bawah naungan TNI-AD pada usia muda merupakan tantangan baru dan bagian dari proses pembelajaran serta semakin mematangkan diri, mengingat Afan pernah memimpin organisasi kemahasiswaan tingkat nasional sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPP PERMAHI) yang memiliki 64 cabang di seluruh Indonesia. Dalam penilaian Afan, HIPAKAD harus mampu berkontribusi riil terhadap kemajuan Kota Malang, masyarakat dan seluruh keluarga besar TNI-AD.

“Saat diberi amanah ini, maka saya harus total dan berkomitmen tinggi dalam menjalankannya. Karena bagi saya, komitmen yang dijalankan setengah hati, merupakan bentuk pengkhianatan yang direncanakan,” ujar pria yang pernah menjadi tenaga ahli DPR RI ini.

Posisi Ketua HIPAKAD DPC Kota Malang yang diembannya sekarang ini, tidak lepas dari pengalaman organisasi selama ia mahasiswa. Menjadi aktivis, memudahkannya berfikir dinamis dan mampu menjawab permasalahan sosial dengan tepat.

“Saat mahasiswa, saya manfaatkan sebaik mungkin sisa waktu kuliah untuk terlibat dalam organisasi kemahasiswaan. Karena dengan berorganisasi, mahasiswa dapat lebih dinamis dan realistis dalam memandang permasalahan sosial,” ucap mantan aktivis HMI Cabang Malang ini.

Saat ini, Afan dituntut untuk lebih ekstra dalam mengembangkan dan membesarkan organisasi yang dinahkodainya. Mengingat organisasi HIPAKAD ini adalah kepanjangan tangan dari TNI-AD. Karena ini masih baru berdiri di Malang, Afan telah memulainya untuk berdiskusi dengan jajaran TNI AD, antara lain dengan Komandan Korem 083/BDJ, Komandan Kodim 0833, yang sekaligus sebagai Dewan Pembina dalam organisasi yang dipimpinnya. 

Selain itu Afan juga telah bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Prof. Anwar Sanusi selaku Rektor Unmer Malang dalam pengembangan organisasi dan menjadikan beliau sebagai Dewan Penasehat HIPAKAD DPC Kota Malang. Selain itu, karena memiliki jaringan nasional yang memadai, Afan juga bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Kepala Pusat Pengkajian Strategis MABES TNI (Brigjen Totok Imam Santoso) dan mendaulat beliau sebagai Dewan Penasehat HIPAKAD Kota Malang.

Ia dan jajaran pengurusnya berkomitmen agar putra-putri TNI-AD ini bisa mengambil peran dan berkontribusi sekecil apapun dalam proses kehidupan bermasyarakat khususnya di Kota Malang. Anak-anak tentara harus siap berada di garda depan dalam setiap perubahan yang ada, dan mampu menjadi tauladan bagi yang lainnya.

“Kedepan HIPAKAD DPC Kota Malang akan menjalin kerjasama dengan Unmer Malang dalam memberikan pelatihan enterpreneur bagi putra-putri TNI-AD dan masyarakat umum. Kerjasama ini bertujuan agar keberadaan HIPAKAD di Kota Malang ini mampu menjadi angin segar bagi masyarakat Kota Malang pada umumnya, dan anggota HIPAKAD pada khususnya,” imbuhnya.

Baginya, siapapun memiliki kesempatan peduli terhadap daerah. Afan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat dan seluruh anggota HIPAKAD agar melek sosial serta menanamkan semangat altruisme bagi sesama dan daerahnya.

"Dan pada kesempatan ini saya sebagai Ketua HIPAKAD DPC Kota Malang beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota mengucapkan Selamat Hari Juang TNI-AD dan Selamat Hari Ulang Tahun Kodam V / Brawijaya yang ke-71," pungkasnya.