petugas sedang memeriksa janin manusia yang ditemukan warga
petugas sedang memeriksa janin manusia yang ditemukan warga

Warga Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi digegerkan dengan temuan sesosok janin manusia. Janin tersebut ditemukan di dalam kardus. Janin berusia dua bulan tersebut diduga kuat merupakan hasil hubungan gelap yang sengaja digugurkan dan dibuang orang tuanya.

“Janin ini awalnya ditemukan warga di area lahan kosong depan sebuah lokasi wisata pemandian sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (16/10/19). Saksi secara tidak sengaja menemukannya saat sedang buang air kecil tak jauh dari lokasi penemuan,” kata Kapolsek Rogojampi Kompol Agung Setyo Budi, Kamis (17/10/19).

Janin tersebut, lanjut polisi yang dipanggil Agung ini, ditemukan warga bernama M. Nur (20), warga Dusun Krajan, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, dalam sebuah kardus bekas mie instan. Keterangan saksi, saat itu kardus tersebut dihinggapi lalat. Ketika dicek terdapat sobekan kain warna biru dan putih. Setelah dibuka ternyata isinya janin manusia.

M. Nur kemudian memanggil teman-temannya. Mereka kemudian sepakat untuk menguburkan janin tersebut dibawa ke sebuah pohon tak jauh dari lokasi tersebut. Setelah itu mereka pulang ke rumahnya masing-masing.

“Sekira pukul 22.00 WIB M. Nur bercerita kepada M. Zaim. Kemudian M.Zaim menghubungi petugas Polsek Rogojampi. Selanjutnya, kami datang ke lokasi dan melakukan penggalian. Setelah ditemukan, janin tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Gitik,” jelas Agung.

Dari hasil pemeriksaan medis, diperkirakan usia janin tersebut antara 7-8 minggu. Janin manusia itu memiliki panjang 8 cm dengan berat 200 gram. Secara umum janin itu masih belum berbentuk hanya terdapat bentuk kepala tanpa ada plasenta atau ari-ari. Untuk usia kelahiran diperkirakan lebih lebih dari 10 jam sebelum ditemukan.

“Karena masih berbentuk embrio sehingga tidak perlu dilakukan pemeriksaan khusus dan dapat langsung dimakamkan,” pungkas Polisi yang pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Banyuwangi ini.