Kebakaran lahan hutan di Gunung Arjuno. (Foto: istimewa)

Kebakaran lahan hutan di Gunung Arjuno. (Foto: istimewa)


Editor

A Yahya


Beberapa titik kebakaran lahan hutan di Gunung Arjuno telah berhasil dipadamkan. Kebakaran lahan hutan kali ini membakar lahan seluas kurang lebih 100 hektare, Selasa (1/10/2019). Menghindari meluasnya kebakaran hutan, tim  pemadaman sudah membuat sekat yang lebar untuk mengantisipasi terjadinya lag kebakaran dari sisa bara api. 

”Perkiraan luasan lahan yang terbakar sekitar 100 hektare dengan beragam jenis vegetasi yang terkena imbasnya,” ungkap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim.

Jenis vegetasinya terbakar itu yakni pohon cemara, pohon manisrejo, dan semak belukar di lokasi Gunung Kembar 2 blok Lalijiwo selatan. Meskipun sudah padam, tim dari tahura R. Soerjo masih standby untuk melakukan pemantauan dari posko penanggulangan kebakaran Gunung Arjuno. “Pemantauan akan kami tetap lakukan melihat cuaca saat ini kemarau ditambah angin yang cukup kencang masih terjadi,” tambahnya.

Ia menambahkan, terjadinya kebakaran lahan hutan itu lantaran musim kemarau yang membuat lahan hutan dan serasah menjadi sangat kering. Ditambah diduga adanya faktor kecerobohan manusia.

Sedang kebakaran hutan itu terjadi pada Sabtu (28/9/2019) pukul 19.00 WIB di Gunung Arjuna tepatnya berada di Gunung Kembar Satu. Saat itu juga tim dari Tahura sejumlah 31 personel menuju lokasi untuk melakukan pemadaman secara manual dan api dapat dipadamkan.

Mereka pun melakukan pemadam secara manual. Tapi karena cuacanya yang berangin cukup kencang, sehingga muncul lagi itu pada Minggu (29/10/2019) pukul 09.00 WIB hingga hari ini.


End of content

No more pages to load