Ilustrasi.(Foto : Nusabali)

Ilustrasi.(Foto : Nusabali)


Editor

Heryanto


Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar mengakui masih kekurangan jumlah guru dengan status pegawai negeri sipil (PNS).

Kekurangan guru ini tersebar di 28 lembaga sekolah negeri Kemenag Kabupaten Blitar baik MI, MTs dan MA.

Humas Kemenag Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi membenarkan, meski di tahun 2018 pemerintah sudah membuka rekrutmen CPNS, tapi Kemenag Kabupaten Blitar masih kekurangan jumlah PNS mencapai 60 guru.

“Untuk lembaga MI paling banyak kekurangan guru kelas. Sementara untuk MTs dan MA kekurangan di dominasi guru mata pelajaran,” ungkap Jamil Mashadi.

Pihaknya memastikan sudah menyampaikan kekurangan guru pendidik di lingkup Kemenag ke Kanwil maupun Pemerintah Pusat. 

Dari laporan ini diharapkan dapat cepat diambil langkah selanjutnya baik rekruitmen maupun mutasi guru antar daerah.

“Kami memastikan, meski kekurangan tenaga pendidik di lingkup Kemenag tidak menganggu proses pembelajaran karena diisi tenaga pengajar fresh graduate yang mengabdikan diri di sekolah-sekolah lingkup Kemenag,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load