Tim saat melakukan evakuasi pada korban di DAM, Sabtu (31/8/2019). (Foto: istimewa)
Tim saat melakukan evakuasi pada korban di DAM, Sabtu (31/8/2019). (Foto: istimewa)

Pelajar SMP Veteran Kecamatan Ngantang meninggal dunia lantaran tidak bisa berenang saat terpeleset di DAM. Korban meninggal saat mengikuti kelas berolahraga di kawasan area DAM, Sabtu (31/8/2019). 

Pelajar itu adalah Mochamad Badhar Reza Maulana (14) warga Dusun Krajan Maron, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. “Korban meninggal saat kegiatan olahraga dari sekolah jam 9.00 wib,” kata Kapolsek Ngantang, AKP Suyatno.

“Korban ini meninggal saat lewat atas DAM terpleset jatuh dan tidak bisa berenang,” imbuhnya saat dikonfirmasi. Ya mulanya kejadian yang menimpa korban itu sedang mengikuti kelas olahraga. 

Kebetulan saat itu kelas olahraga mengambil tempat di kawasan DAM Dusun Kambal, Desa Mulyorejo. Saat melintasi atas DAM itu tiba-tiba ia terpeleset ke dalam dam yang cukup dalam. “Karena korban tidak bisa berenang, kemudian setengah jam kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa,” jelas Suyantno.

Mengetahui  koran tenggelam, teman dan guru yang ada di lokasi meminta bantuan warga sekitar juga melaporan ke Polsek Ngantang. Sayangnya saat ditemukan 30 menit setelah kejadian itu, korban sudah tidak bernyawa. 

Saat ditemukan, kondisi korban yang tidak bernyawa itu tidak ada luka pada tubuhnya. Jenazah korban pun langsung dievakuasi ke Puskesmas Ngantang untuk dilakukan visum. 

Kemudian jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Usai kejadian tersebut tim inafis Polres Batu langsung melakukan oleh Tempat Kejadian Pekara.