Riko yang terluka kaki akibat jatuh dari sepeda motor / Foto : Abimanyu / Tulungagung TIMES
Riko yang terluka kaki akibat jatuh dari sepeda motor / Foto : Abimanyu / Tulungagung TIMES

Nahas bagi Riko Tri Wijaya (30) driver ojol yang melintas di jalan raya Beji atau jalan Ki Mangun Sarkoro Kecamatan Boyolangu Tulungagung. Riko terjatuh dari sepeda motornya dan mengalami luka babras pada kaki dan bagian tubuh lain. "Sudah tiga kali di sini ada korban terjatuh, semua karena ada Jendulan ini," kata Andik

Jendulan adalah sambungan aspal perbaikan jalan yang tidak rata dan terlalu tinggi antara jalan yang lama dan yang baru. Pengguna jalan mengeluhkan perbaikan jalan yang dinilai tidak profesional. "Kalau sudah begini dan memakan korban mengakibatkan kecelakaan, siapa yang kami salahkan. Ini jatuh sendiri akibat jalan yang buruk dan penerangan yang kurang," papar Andik saat ikut mengevakuasi korban.

Pada saat jatuh, Riko mengendarai motornya AG 3925 RBD dari arah SMA Boyolangu dengan kecepatan 40 km/jam. Karena situasi gelap tak ada tanda ataupun rambu di sepanjang jalan itu, Riko tak mengetahui ada sambungan aspal didepannya sehingga dirinya terjatuh. "Kalau sedang ada perbaikan harusnya ada tanda atau rambu, ini kan jadi penyebab kecelakaan," papar Andik menunjukkan sambungan aspal yang dimaksud.

Setelah jatuh, Riko langsung mengirim tanda SOS pada sesama driver ojol dan kemudian beberapa teman mendatangi TKP dan melakukan pertolongan. "Kami berharap pihak terkait menindaklanjuti hal ini agar tidak terjadi hal yang sama," tandasnya

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek perbaikan dan Instansi terkait belum bisa dikonfirmasi.