Rocky Gerung skak mat politisi partai NasDem yang menyebutnya badut (Ist)

Rocky Gerung skak mat politisi partai NasDem yang menyebutnya badut (Ist)



Interupsi politikus partai NasDem, Irma Suryani Chaniago terhadap pengamat politik Rocky Gerung dalam acara yang mengusung tema Anies Baswedan di pusaran Bully, mengundang hawa panas.

Pasalnya, saat Rocky menyampaikan persoalan terkait tematik debat, Irma menginterupsinya dengan perkataan menohok. Dimana Irma yang terlihat jengkel mengeluarkan pernyataan, bahwa Rocky seorang badut.

"Badut itu ngomong apa sih...Badut kok dipelihara. Forum ILC ini ditonton masyarakat Indonesia. ILC bisa terdegradasi," ungkap Irma.

Interupsi Irma lahir setelah Rocky melontarkan sebuah gagasan radikal terkait Anies Baswedan bisa berhenti di-bully oleh masyarakat jika dirinya mencalonkan diri menjadi presiden bersama Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok sebagai wakilnya.

"Misalnya tiba-tiba Nasdem secara radikal, mencalonkan Anies calon presiden 2024, Ahok adalah wakil presidennya, kita pikir berhenti itu bullying itu," ucap Rocky yang mengawali pembicaraan dengan berseloroh agar jalanan di Jakarta dibangun trotoar selebar mungkin dan jalan raya hanya bisa dilewati oleh mobil ambulance saja.

Gagasan radikal itu dimungkinan terjadi, lanjut Rocky, mengingat Anies dan Ahok merupakan penggagas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nasdem. "Kan dua-duanya LSM Nasdem kan, penggagas kan Ahok dan Anies. Ini masuk akal saja kan?," ujarnya.

Sontak pernyataan inilah yang kemudian diinterupsi Irma dan mengatakan Rocky hanya seorang badut.

Interupsi inilah yang membuat Rocky pun memberikan balasan telak kepada Irma. "Dia sebut saya badut. Cara layani bullying itu dengan tepuk tangan," ucapnya.

Tidak berhenti di situ pengamat politik kontroversial ini juga melanjutkan, bahwa untuk menghormati badut dengan cara menertawainya. "Dan kalian menghormatinya tadi," ujar Rocky yang mendapat apresiasi dari penonton dengan bertepuk tangan dan tertawa setelah dirinya menjelaskan terkait pengandaian Anies dan Ahok berpasangan di pilpres 2024 datang.

Cara Rocky skak mat Irma adalah dengan menjelaskan, bahwa dalam pengandaian itu dirinya sedang membuat tot experiment. "Tapi dia enggak tahu saya bikin tot experiment di kepala. Dia larang saya bikin asumsi di kepala. Seandainya saya badut, tidak akan memakai kata seandainya. Jadi itu tadi reaksi badut," ungkapnya.

Karni Ilyas sang pembawa acara pun akhirnya meminta untuk hal itu tidak diperpanjang dan dihentikan.

Terkait tema acara, Rocky juga mengatakan, bahwa sebagai warga Jakarta dirinya tidak hanya ingin trotoar jalan yang diperlebar. Tapi, akal sehat yang harus diperlebar dikarenakan Jakarta merupakan mercusuar Indonesia.

"Anies belum melakukan itu. Jakarta sebagai pusat pikiran masih tenggelam. Sehingga Jakarta hanya dihuni para badut," pungkas nya.


End of content

No more pages to load