Prank (istimewa)
Prank (istimewa)

Siapa sih yang tidak tahu prank, ya istilah prank sudah tidak asing lagi di telinga kita. Prank kini tidak cuma dilakukan oleh Youtuber terkenal, kamu tentu juga pernah kan mengalaminya. Barangkali kamu yang bikin atau malah jadi korban prank.

Tujuan prank sebenarnya cukup simpel, biar bisa ketawa bareng teman satu genk. Tapi mirisnya tidak semua prank usai dengan tawa lepas. Ada beberapa prank yang berakhir dengan merenggutnya nyawa seseorang.

Ini dia 5 Prank yang berakhir kematian.

1. Prank SMS Palsu

Di posisi pertama ada kejadian memilukan dari seorang remaja berusia 11 tahun, Tysen Jade Benz. Anak ketiga dari lima bersaudara ini akhirnya menggantung diri lantaran tertipu oleh kabar yang didapatnya dari media sosial.

Di hari itu dia mendapat kabar dari media sosial sms bahwa pacarnya telah meninggal dunia akibat bunuh diri.  Entah apa yang ada di pikiran Tysen segera setelah mendapat kabar tersebut ia pun juga memutuskan untuk bunuh diri.

Nyawa Tysen tak tertolong lagi, meski sempat dilarikan sang ibu ke rumah sakit. Dan Polisi setempat masih melanjutkan penyelidikan terkait siapa dalang di balik pengirim sms tersebut.

2. Telepon Iseng Penyiar Radio

Korban keisengan berikutnya yang berakhir dengan meregang nyawa adalah Jachinta Saldanha. Perawat berusia 46 tahun yang sedang bekerja melayani Kate Midleton di Rumah Sakit King World Heaven yang saat itu telah mengandung anak kedua.

Perawat malang tersebut tak sengaja mengangkat panggilan telepon dari 2 orang penyiar radio Australia, Mel dan Kristian. Kedua penyiar radio komedian tersebut mengaku sebagai Ratu Elizabeth II, sementara Michael sebagai Pangeran Charles.

Mereka menanyakan kondisi Kate, dengan polos Saldahna menceritakan kondisi detail Kate pada saat itu.

Setelah sadar bahwa dirinya telah dijebak dan disiarkan secara live, Saldahna seperti merasa bersalah lantaran terlanjur membeberkan informasi yang seharusnya tidak ia sebar luaskan ke publik. Apalagi menyangkut privasi keluarga kerajaan Inggris.

Dua hari berselang Jachinta Saldahna ditemukan tewas meregang nyawa di kamarnya dan meninggalkan sebuah surat permintaan maaf.

3. Kejutan Maut Ulang Tahun

Kejadian berikut sangat akrab dengan kita, dan aku sarankan untuk berhenti dilakukan. Yaitu memberi kejutan berlebihan dan tidak masuk akal saat teman berulang tahun.

Musibah ini menimpa Sandy, pada hari ulang tahunnya yang ke 21 tahun. Ia diikat di tiang listrik oleh teman-temannya di sebuah lapangan futsal.

Tak cukup diikat Sandy juga disiram dengan air, mungkin teman-temannya mengira Sandy tengah bercanda. Saat dirinya tiba-tiba mengalami kejang-kejang lantaran tersengat listrik.

Sandy pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong lagi. Well, kita harus tahu batasan dalam bercanda yaa..

Kalau sudah terjadi kayak gini pasti menjadi beban seumur hidup untuk yang terlibat di dalamnya kan.

4. Uji Coba Berbahaya Senjata Api

Ada kematian sia-sia pemuda yang haus akan popularitas. Pria tersebut adalah Pedro Ruiz, seorang pemuda asal Minnesota, Amerika Serikat yang bercita-cita menjadi Youtuber terkenal. Saat itu ia mengumumkan lewat twitter bahwa ia dan pacarnya akan membuat video eksperimen tentang pistol Desert Eagle 50 Caliber.

Ia berharap dengan adanya video tersebut Subscribernya akan bertambah banyak dan membuatnya terkenal. Namun sayang apa yang terjadi dikemudian tak sesuai harapan. Ketika Ruiz berdiri menutup dadanya dengan sebuah buku yang sangat tebal, peluru yang ditembakan langsung oleh kekasihnya tersebut tetap meluncur menembus dadanya. Dan seketika itu pula Pedro Ruiz meninggal dunia.

Semoga bisa menjadi pelajaran berharga ya buat para Youtuber, kalau mau terkenal ya tidak perlu gitu-gitu amat caranya.

5. Menutup Papan Rambu Lalu Lintas

Prank yang satu ini diakui kebodohan yang sangat seharusnya bisa dihindari, yaitu menutup papan rambu lalu lintas. Inilah kebodohan yang dilakukan oleh 4 orang remaja di Ohio, Amerika Serikat. Mereka menutup tanda Stop dengan plastik sehingga tak tampak sama sekali.

Malangnya yang menjadi korban prank tersebut tanpa diduga adalah 2 orang nenek kakak beradik yang tengah mengendarai mobil.

Lantaran tak melihat adanya larangan berhenti, merekapun tetap memacu mobil. Akhirnya terjadilah kecelakaan mobil yang merebut nyawa Jeane Shea sang pengemudi naas berusia 81 tahun dan juga sang kakak yang berusia 85 tahun Mary Spangler. Oleh perbuatannya itu ke 4 remaja pelaku prank tak henti-hentinya merasa bersalah dan diganjar hukuman 4 tahun penjara.