Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Nawang Nugraningwidhi (dua dari kiri) saat memberikan konfirmasi kepada awak media (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Nawang Nugraningwidhi (dua dari kiri) saat memberikan konfirmasi kepada awak media (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Polemik acara buka bersama Oppo yang menyediakan minuman keras (miras) di Hotel Atria beberapa waktu lalu masih terus ditelusuri. Usai bertemu Wali Kota Malang, kemarin (Rabu, 22/5) pihak manajeman Oppo juga menemui anggota komisi A DPRD Kota Malang.

Dalam pertemuan yang berlangsung hari ini (Kamis, 23/5), ada beberapa hal yang dibahas untuk menyelesaikan polemik permasalahan tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Nawang Nugraningwidhi mengatakan selayaknya manajeman Oppo menggelar konferensi pers permintaan maaf secara terbuka yang dibarengkan dengan acara buka bersama.

"Kami menyampaikan agar ada permintaan maaf secara terbuka. Rencananya hal itu segera dilakukan juga dengan mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat, serta forkopimda Kota Malang," ujar dia.

Kemudian untuk memastikan penyediaan Miras yang diklaim pihak Oppo karena pemberian dari salah satu koleganya di Surabaya, DPRD Kota Malang juga meminta Satpol PP untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak hotel sebagai penyedia tempat.

"Karena pihak hotel diduga juga menyediakan minuman beralkohol. Kami ingin memastikan apakah yang disampaikan manajemen Oppo soal minuman tersebut benar. Karena, biasanya tidak boleh membawa makanan atau minuman dari luar," imbuh dia.

Terkait sanksi yang akan diberikan apabila ditemukan kesalahan tersebut, Nawang menjelaskan, hal itu masih akan disesuaikan dengan temuan di lapangan.

"Ya makanya sekarang diperiksa di lapangan sama Satpol PP. Kami menunggu hasil itu," tandasnya.