Pesan Damai SH Terate Blitar: Jangan Terprovokasi, Utamakan Kamtibmas
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
31 - Aug - 2025, 08:38
JATIMTIMES – Di tengah meningkatnya eskalasi aksi massa di berbagai daerah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Blitar, Pusat Madiun, tampil memberi pesan teduh. Ketua SH Terate Blitar, Kangmas Ibnu Sudibyo, mengimbau seluruh warga agar tetap tenang dan menjauhi segala bentuk provokasi yang berpotensi merusak tatanan sosial maupun fasilitas umum.
Imbauan ini disampaikan bukan tanpa alasan. Situasi keamanan belakangan hari dinilai kurang kondusif. Aksi-aksi massa yang menjalar di sejumlah wilayah dikhawatirkan bisa memantik kerawanan baru. Dalam kondisi demikian, Ibnu Sudibyo menegaskan bahwa warga SH Terate harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.
Baca Juga : Doa Bersama dan Salat Gaib, PKB Kota Blitar Serukan Kedamaian Bangsa
Menurutnya, organisasi yang berakar pada nilai persaudaraan itu memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga ketertiban masyarakat. Ia menekankan, setiap anggota SH Terate harus mengedepankan sikap bijak, tidak mudah terpancing emosi, apalagi menjadi alat kepentingan pihak-pihak yang hendak memperkeruh suasana.
“Pengurus PSHT Cabang Blitar menginstruksikan seluruh anggota di mana pun berada agar tidak terprovokasi. Ajakan-ajakan yang merugikan negara maupun fasilitas umum hanya akan menghadirkan kerugian,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (31/8/2025).
Ia menambahkan, tindakan provokatif semacam itu akan merugikan semua pihak. Tidak hanya individu, tapi juga organisasi dan masyarakat luas. Karena itu, ia mengingatkan kembali agar setiap warga tetap berpikir jernih. “Sekali lagi, mohon tidak terprovokasi,” tegasnya.
Pesan damai yang disuarakan SH Terate Blitar ini sejatinya sejalan dengan semangat kebangsaan yang melekat pada organisasi pencak silat tertua tersebut. Dalam sejarahnya, SH Terate tak hanya dikenal sebagai wadah olahraga dan persaudaraan, tetapi juga memiliki kontribusi sosial dalam menjaga harmoni masyarakat. Di tingkat lokal, kehadiran organisasi ini kerap menjadi penyangga ketenteraman, terutama ketika suhu politik dan sosial tengah meninggi.
Baca Juga : Pemkot Kediri Imbau Warga Tenang dan Jangan Mudah Terprovokasi
Ibnu Sudibyo berharap, imbauan yang ia sampaikan dapat diterima luas oleh seluruh warga. Bagi dirinya, menjaga ketertiban bukan semata soal keamanan, melainkan juga bagian dari tanggung jawab warga negara untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa gangguan. “Kondusifitas adalah kunci kelancaran pembangunan,” ujarnya.
SH Terate Blitar menunjukkan bahwa politik massa tak selalu identik dengan kegaduhan. Organisasi akar rumput ini mengajak anggotanya menjadi garda kamtibmas, menjaga ketenteraman, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan.
