Demo Ricuh di Kota Malang, 4 Polisi Terluka dan 16 Pos Polisi Rusak

30 - Aug - 2025, 07:53

Kondisi pos polisi Savana Kota Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Massa aksi demonstrasi ricuh merusak fasilitas umum Polresta Malang Kota, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Sasaran yang menjadi amukan massa aksi setelah berhasil dibubarkan menyasar pos polisi di seluruh Kota Malang.

Ya pada dini hari setelah Brimob Polda Jatim menarik mundur massa aksi dengan gas air mata di depan Mapolresta Malang Kota, para demonstran langsung merusak pos-pos polisi di Kota Malang. Totalnya ada 16 pos polisi yang dirusak di Kota Malang.

Baca Juga : PWNU Jatim Instruksikan Gelar Tahlil untuk Affan, Driver Ojol yang Tewas Terlindas Rantis

Dari 16 pos polisi yang ada di Kota Malang, 13 dirusak dan tiga lainnya dibakar massa. Kerusakan terparah terjadi di Pos Polisi Alun-Alun Merdeka yang juga difungsikan sebagai Traffic Management Center.

Pos dua lantai tersebut habis terbakar sekitar pukul 03.00 WIB. Saksi mata menyebut, massa langsung menyulut api begitu tiba di lokasi.

Bahkan polisi yang bertugas di pos tersebut terpaksa harus melarikan diri dan sempat berkejaran dengan massa. Informasi didapat JatimTIMES, api nyaris membakar seluruh peralatan pemantauan CCTV. 

Selain itu, uang hasil pembayaran pajak kendaraan di loket pos juga ludes terbakar, bersama dua unit sepeda motor yang ada di lokasi. Lalu kerusakan yang lainnya kaca yang menjadi penutup pos polisi juga nampak pecah dan rusak parah.

Coretan dinding dengan tulisan ACAB dan 1312 juga banyak memenuhi dinding pos polisi. Kemudian sejumlah baliho dirusak hingga tembok menjadi sasaran vandalisme.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono saat di Mapolresta Malang Kota, Sabtu (30/8/2025). Kombes Pol Nanang mengatakan untuk kondisi Polresta Malang Kota tidak mengalami kerusakan serius.

a

Hanya beberapa kaca kantor pecah khususnya di gedung Satresnarkoba. Lalu coretan-coretan vandalisme hingga banner yang dirusak dan dibakar. “Pagar tembok dicoreti vandalisme sama banner-banner dibakar,” ujar Kombes Pol Nanang.

Petugas pun sudah membersihkan vandalisme yang ada di pagar tembok di depan Mapolresta Malang Kota. Selain itu, sebanyak empat personel Polresta Malang Kota juga menjadi korban aksi massa.

a

Mereka terluka parah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. “Saat ini empat anggota saya terluka. Untuk kondisinya, ada yang kepalanya bocor, luka di bagian wajah serta patah tulang tangan,” ujar Kombes Pol Nanang.

Baca Juga : Ramai Gelombang Protes Tunjangan Mewah DPR RI, Tunjangan DPRD Kota Batu Malah Naik

Kondisi keempat anggotanya masih kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Semua masih di rumah sakit, kondisinya masih kritis,” tutup Kombes Pol Nanang.

Diberitakan, kericuhan ini berawal dari aksi solidarotas yang dilakukan oleh mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol), yang digelar di Alun-Alun Merdeka Kota Malang pada Jumat (29/8/2025) sore. Hal ini karena peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas terlindas kendaraan rantis Brimob.

Massa akhirnya bergerak untuk melakukan aksi di depan Mapolresta Malang Kota. Massa sempat berdialog dengan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono dan Pangdiv 2 Kostrad Mayjend TNI Susilo. 

Dialog yang tak mendapat titik temu, akhirnya justru memunculkan kericuhan. Massa membakar water barrier, melempar botol mineral, merusak baliho dan membakar di Mapolresta Malang Kota.

Karena massa tak kunjung bubar, kericuhan semakin parah usai pasukan Brimob Polda Jatim datang dan berusaha membubarkan massa sekitar pukul 23.00 WIB. Pasukan Brimob menembakkan gas air mata.

Tembakan gas air mata ini membuat massa berlarian. 17 demonstran dilarikan ke IGD RSUD RS Saiful Anwar. Sejumlah personel pun menjadi korban terkena lemparan batu maupun gas air mata.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, Demonstrasi, Polresta Malang Kota, polisi, pos polisi, Demonstrasi Ricuh, Kota Malang, korban demo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette