Dari Skrining hingga Imunisasi HPV, Upaya MTsN 1 Kota Malang Wujudkan Generasi Tangguh
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
28 - Aug - 2025, 05:58
JATIMTIMES - Suasana aula Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang tak hanya dipenuhi suara riuh siswa, tapi juga langkah-langkah tenaga medis yang membawa perlengkapan pemeriksaan. Selama dua hari, Rabu hingga Kamis (27-28/2025), madrasah ini menjelma menjadi ruang imunisasi dan skrining kesehatan, menyatukan peran sekolah, puskesmas, dan orang tua dalam menjaga masa depan generasi muda.
Program pemeriksaan kesehatan ini menyasar siswa kelas VII. Satu per satu mereka melewati tahapan pengecekan tinggi dan berat badan, tes mata, telinga, gigi, hingga pengukuran tekanan darah. Bagi sebagian siswa, momen ini mungkin terasa seperti rutinitas sederhana. Namun, bagi sekolah, hasil pemeriksaan tersebut adalah peta awal untuk memahami kesehatan siswanya, apakah terdapat potensi gangguan tumbuh kembang yang perlu segera ditangani, atau semuanya masih dalam kondisi prima untuk terus beraktivitas.

Hari kedua kegiatan terasa lebih istimewa. Aula madrasah yang sama dipakai untuk pelaksanaan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas IX. Imunisasi ini bukan sekadar suntikan biasa, melainkan tameng masa depan. HPV dikenal sebagai virus yang dapat memicu kanker serviks, penyakit yang banyak menghantui perempuan. Dengan imunisasi, para siswi mendapat perlindungan dini yang akan mereka bawa hingga dewasa.
Baca Juga : Siswa Protes Pungutan Sekolah di Trenggalek, Komisi E DPRD Jatim Desak Dindik Turun Tangan
Imunisasi HPV di MTsN 1 Kota Malang digelar serentak bersama sekolah-sekolah lain di Kota Malang. Tenaga medis dari Puskesmas Arjuno hadir penuh mendampingi, memastikan prosedur berjalan aman dan nyaman. Beberapa siswi tampak tegang saat jarum suntik mendekat, tapi dukungan guru dan teman sebaya membuat suasana cair. Ada yang menutup mata, ada yang menggenggam tangan temannya erat-erat, dan setelah selesai, senyum lega pun merekah.
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Hj. Erni Qomaria Rida, M.Pd, memandang kegiatan ini lebih dari sekadar agenda kesehatan tahunan. Menurutnya, skrining dan imunisasi adalah investasi jangka panjang.
“Kesadaran menjaga kesehatan harus ditanamkan sejak remaja. Tentunya ini menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan generasi yang berkualitas," tegasnya.
Ia menekankan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pendidikan akademik, tetapi juga memastikan para siswa tumbuh sehat dan siap menghadapi masa depan. “Sekolah tidak cukup hanya mendidik secara akademik. Kami juga harus memastikan siswa tumbuh sehat dan siap menatap masa depan,” ujarnya.
Baca Juga : Komisi A DPRD Jatim Dukung BNNP Tutup Celah Peredaran Narkoba lewat Cairan Vape
Apresiasi juga ia sampaikan kepada Puskesmas Arjuno yang mendampingi penuh kegiatan ini serta para orang tua yang mengizinkan putra-putrinya ikut. Baginya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan dan kesehatan tak bisa dipisahkan.

Lewat kegiatan tersebut, MTsN 1 Kota Malang menegaskan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar matematika atau agama, melainkan juga ruang tumbuh yang melindungi siswanya secara menyeluruh. Skrining dan imunisasi adalah upaya kecil yang berdampak besar: mencegah lebih awal sebelum sakit datang, serta mengajarkan anak-anak bahwa merawat tubuh sama pentingnya dengan merawat akal dan hati.
Dengan visi membentuk insan cerdas, sehat, dan berkarakter, madrasah ini mencoba merajut masa depan yang lebih kuat. Sebab, generasi yang sehat hari ini adalah fondasi bagi bangsa yang tangguh.
