Polda Metro Jaya Cegah 120 Ikut Demo di DPR RI, Terprovokasi Ajakan Media Sosial
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
28 - Aug - 2025, 02:31
JATIMTIMES - Aparat kepolisian berhasil mencegah sebanyak 120 pelajar dari luar Jakarta yang berencana ikut unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Para pelajar tersebut mengaku terbawa ajakan melalui media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa pencegahan dilakukan di sejumlah titik wilayah penyangga Jakarta. "Yang pertama itu di Bekasi Kabupaten, kemudian di daerah Bekasi Kota, yang ketiga di Tangerang Kota, yang keempat di Depok dan yang kelima di Jakarta Pusat. Total ada 120 pelajar yang berhasil kami cegah, kami lindungi,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (28/8/2025).
Baca Juga : Kolaborasi Semarakkan Haornas Ke-42, Bank Jatim Cabang Batu Dukung FIK Run 5K 2025
Terprovokasi Ajakan Medsos
Ade Ary menyebut, para pelajar tersebut datang karena menerima ajakan dari media sosial. Dari hasil interogasi awal, mereka mengaku ikut tergerak setelah melihat konten ajakan demo yang beredar.
"Ya, berdasarkan interogasi komunikasi awal rekan-rekan kami di lapangan secara humanis, diajak ngobrol baik-baik, mereka pelajar ini mengakui bahwa datang ke sini untuk demo, karena ikut ajakan medsos,” jelasnya.
Menurut Ade, ada tiga kanal media sosial yang sudah teridentifikasi menjadi sarana ajakan tersebut. Ia menegaskan bahwa ajakan itu dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang berusaha memanfaatkan pelajar untuk kepentingan mereka.
“Setidaknya ada tiga kanal medsos tadi yang sudah teridentifikasi, memberikan ajakan. Tentunya ini dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memanfaatkan situasi, yang ingin memanfaatkan anak-anak ini, pelajar ini, untuk ikut lakukan kegiatan,” tambahnya.
Rincian Pelajar yang Dicegah
Polda Metro Jaya mencatat total 120 pelajar yang hendak menuju DPR berhasil dicegah di lima titik berbeda:
• Kabupaten Bekasi: 48 pelajar asal Bekasi, Indramayu, dan Cirebon.
• Bekasi Kota: 29 pelajar asal Cirebon dan Purwakarta.
• Tangerang Kota: 11 pelajar.
• Depok: 7 pelajar.
• Jakarta Pusat: 25 pelajar.
Mereka diketahui berangkat dari berbagai daerah di luar Jakarta dengan tujuan bergabung dalam aksi unjuk rasa.
Polisi Pastikan Kawal Demo Buruh Secara Humanis
Ade Ary menegaskan bahwa demonstrasi yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) telah dikomunikasikan dengan aparat kepolisian. Polisi, kata dia, sudah menyiapkan langkah pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis.
Baca Juga : Demo Buruh Hari Ini Batal Geruduk Istana, Fokuskan Aksi di DPR
“Polda Metro Jaya menyiapkan rencana pengamanan, mendiskusikan, memprediksi. Sekali lagi, Bapak Kapolda Metro Jaya menekankan kepada anggota dengan mengedepankan kegiatan pengamanan secara humanis,” ujarnya.
Hingga pukul 08.30 WIB, Polda Metro Jaya memastikan 120 pelajar berhasil dicegah agar tidak ikut serta dalam demonstrasi buruh di DPR RI.
Kasus ini menjadi pengingat akan mudahnya pelajar terprovokasi oleh ajakan di media sosial. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, agar tidak mudah terpancing isu yang beredar di dunia maya dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
