Jelang Mutasi Jabatan, Direktur RSUD Asembagus Dipanggil Bupati Situbondo

26 - Aug - 2025, 05:17

Direktur RSUD Asembagus Situbondo dr. Sudarmono usai menghadiri panggilan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo ke Pendopo Rakyat pada Selasa (26/8/2025) pagi. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Direktur RSUD Asembagus, dr. Sudarmono, menghadiri panggilan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo ke Pendapa Rakyat pada Selasa (26/8/2025) pagi.

Kedatangan dr. Sudarmono dalam rangka memenuhi perintah bupati untuk berdiskusi mengenai pengelolaan rumah sakit dan aturan-aturan terkait kesehatan serta perumahsakitan.

Baca Juga : Kolaborasi UIN Malang- RS Karsa Husada: Dorong Transformasi Pendidikan Kedokteran, Perkuat Layanan Kesehatan  

Usai bertemu bupati, dr. Sudarmono menjelaskan kepada awak media bahwa diskusi dengan bupati berfokus pada penjelasan undang-undang kesehatan dan pelayanan rumah sakit.

“Bupati meminta penjelasan terkait aturan-aturan yang berkaitan dengan kesehatan dan pelayanan rumah sakit. Beliau mengajak diskusi agar langkah-langkah yang diambil sesuai regulasi,” ujar dr. Sudarmono.

Selain itu, dr. Sudarmono juga mengatakan fokus diskusi bukan terkait dengan struktur organisasi rumah sakit yang diembannya saat ini.

“Kami tidak membahas masalah tertentu di rumah sakit, melainkan bagaimana pengelolaan rumah sakit secara umum,” tambahnya.

Disinggung soal isu spekulasi penempatan jabatan, dr. Sudarmono menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif bupati.

“Sebagai ASN, kami siap ditempatkan di mana saja. Itu bentuk pengabdian kami,” katanya, menegaskan komitmennya sebagai aparatur sipil negara.

Bupati Rio atau akrab disapa Mas Rio, yang sejak 20 Agustus 2025 telah memiliki kewenangan penuh untuk melakukan rotasi atau mutasi ASN di Kabupaten Situbondo, menekankan pentingnya integritas.

Baca Juga : Jadi Lokasi Keempat Program Bunga Desaku, Camat Arjasa Gelar Rakor Lintas Sektoral

“Beliau menginginkan ASN yang disiplin, jujur, amanah, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Situbondo,” ungkap dr. Sudarmono, menerjemahkan visi bupati tentang “integrity is value of me” sebagaimana yang disampaikan beberapa hari lalu di akun medsos pribadi bupati.

dr. Sudarmono juga memaparkan inovasi unggulan RSUD Asembagus, yaitu program “Lintas Batas” yang fokus pada penanganan kasus trauma akibat kecelakaan lalu lintas.

“Kami memiliki dokter ortopedi, sehingga kasus patah tulang akibat kecelakaan tidak perlu dirujuk ke luar daerah. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membranding pelayanan rumah sakit,” jelasnya.

Program “Lintas Batas” ini terbukti bermanfaat, terutama bagi masyarakat di wilayah timur Situbondo, yang kerap mengalami kecelakaan di jalur pantura.

“Inovasi ini memungkinkan penanganan cepat dan efektif tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan, Pemkab Situbondo, Mutasi Jabatan, Direktur RSUD Asembagus, RSUD Asembagus, Bupati Situbondo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette