Studi Terbaru Korea Selatan Beberkan Perut Buncit Tingkatkan Risiko Kanker pada Wanita

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

25 - Aug - 2025, 11:31

Kondisi perut buncit. (Foto: Pinterest)


JATIMTIMES - Memiliki perut buncit, khususnya bagi kaum hawa, ternyata mempunyai risiko tinggi terhadap pernyakit kanker. Hal ini dibuktikan dengan adanya studi terbaru dari  Korea Selatan pada 22 Agustus 2025.

Studi terbaru ini dirilis dari South Korean National Health Insurance Service yang dibeberkan ilmuwan sekaligus doktor Felix Zulhendri. Felix mengatakan studi ini bertujuan untuk meneliti apakah paparan obesitas abdominal (kondisi penumpulan lemak) secara kumulatif pada wanita muda berhubungan dengan perkembangan kanker endometrium.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Terapkan Tiga Strategi Optimalisasi Aset Daerah

“Dalam studi terbaru dari negara yang dikenal sebagai K-POP (Korean-POP), perut buncit menaikkan risiko kanker pada wanita,” ujar Felix, Senin (25/8/2025).

Penelitian tersebut juga dilakukan kepada wanita berusia 20–39 tahun dengan jumlah  hampir 450 ribu orang. Mereka pun telah menyelesaikan empat kali pemeriksaan kesehatan tahunan berturut-turut antara tahun 2009 hingga 2012.

Mereka yang menjalani pemeriksaan ini dan tidak memiliki riwayat kanker pada awal penelitian. “Studinya dilakukan pada hampir 450 ribu orang wanita ya. Jadi, bukan data kecil-kecilan,” ujar Felix.

Partisipan dikategorikan ke dalam lima kelompok berdasarkan jumlah paparan obesitas abdominal (lingkar pinggang ≥85 cm. Jumlah paparan berkisar antara 0 hingga 4, menunjukkan frekuensi obesitas abdominal dalam empat pemeriksaan kesehatan selama 4 tahun.

Yang diamati adalah diagnosis baru kanker endometrium, yang dipantau hingga tahun 2020 dengan masa tindak lanjut rata-rata 7,5 tahun. Kanker endometrium merupakan kanker yang tumbuh pada lapisan dalam rahim.

Baca Juga : Jangan Biasakan Makan Malam Terlalu Larut, Ini 5 Risikonya untuk Kesehatan

ÞInsidensi kanker endometrium meningkat secara progresif seiring dengan bertambahnya paparan obesitas abdominal. Menurut Felix, risikonya bukan hanya jenis kanker endometrium saja dan bukan hanya pada wanita.

“Jadi, bukan hanya terjadi pada wanita. Tapi obesitas dan perut buncit sudah ditunjukkan sebagai faktor risiko di kanker payudara, kolon, pankreas dan lain-lain,” tutup Felix.

 


Topik

Kesehatan, Perut buncit, kanker, penelitian,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette