Pasca Insiden Pekerja Jatuh dari Atap Pasar Induk Kota Batu, Pedagang Inisiatif Gelar Tahlil 7 Hari
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Aug - 2025, 04:45
JATIMTIMES - Sehari pasca seorang pekerja proyek meninggal dunia usai terjatuh saat memperbaiki talang air yang jebol dari atap Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Selasa (19/8/2025), pedagang secara inisiatif melakukan doa bersama atau tahlilan.
Tampak sejumlah pedagang menggelar terpal untuk dijadikan alas untuk melakukan tahlilan pada area yang berdekatan dengan jatuhnya pekerja tersebut di blok 7, Rabu (20/8/2025). Garis polisi pun masih terpasang di lokasi kejadian.
Baca Juga : Viral Dugaan Pungutan SPP dan Uang Gedung SMKN 1 Jombang
Tahlilan tersebut dilakukan pada siang hari. Karena itu, para pengunjung yang sedang melintas pun ikut membaur untuk ikut mengirimkan doa.
“Tahlilan ini juga dilakukan selain pedagang ada juga dari pengunjung yang ikut mendoakan,” ungkap Ketua Koordinator Zonasi Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Didin Darianto.
Didin mengatakan tahlilan ini akan berlangsung selama tujuh hari. Ini merupakan wujud bela sungkawa kepada korban yang saat itu berupaya untuk membenahi talang.
“Dengan inisiatifnya mereka masing-masing ada yang bawa pisang, ada yang bawa uang, air minum ada yang bawa apa pun,” imbuh Didin.
Selain itu para pedagang juga melakukan penggalangan dana atau santunan kepada korban yang meninggal dunia tersebut. Rencananya jika santunan terkumpul akan diberikan kepada keluarga korban.
Baca Juga : Kolaborasi dengan PLN Nyalakan Harapan, Pemkot Malang Sambung Listrik Gratis 25 Warga
“Ini insiatif kami sendiri. Kalau santunan sudah terkumpul akan kami berikan kepada korban sebagai wujud belasungkawa kepada keluarga korban,” tutup Didin.
Untuk diketahui, kejadian nahas dialami Agung Subagio (40), pekerja harian lepas asal Pakisaji Kabupaten Malang. Korban tewas terjatuh dari atap Pasar Induk Among Tani saat perbaikan talang air.
Dalam penyelidikan yang dilakukan Polres Batu mengungkap bahwa peristiwa itu dipicu kelalaian dalam penggunaan alat bantu pengaman.
