Polisi Selidiki Kematian Perempuan Muda di Kos Kota Blitar, Luka Lebam Ditemukan di Tubuh Jenazah
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
20 - Aug - 2025, 02:55
JATIMTIMES – Satreskrim Polres Blitar Kota tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kematian seorang perempuan muda di kamar kos Jalan Kedondong, Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Rabu (20/8/2025) pagi. Korban, MT (25), warga Kanigoro, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya setelah sebelumnya dilaporkan terjadi keributan di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Menurut Rudy, tim identifikasi mengedepankan prosedur scientific identification untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian korban.
Baca Juga : Tenggelam di Sungai Brantas, Warga Jombang Ditemukan Tewas
“Awalnya kami mendapat laporan adanya keributan di kamar kos antara pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Sekitar pukul 05.30 WIB, petugas sampai di lokasi dan mendapatkan informasi bahwa korban sudah dibawa ke rumah sakit oleh petugas PMI. Dari keterangan rumah sakit, korban sudah meninggal dunia saat tiba,” jelas Rudy.
Jenazah MT saat ini berada di kamar mayat RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, polisi berencana melakukan autopsi yang dijadwalkan siang ini oleh dokter forensik RS Bhayangkara Kediri. Langkah ini diambil untuk memastikan apakah kematian korban murni karena sebab alamiah atau ada indikasi kekerasan.
Hasil visum luar yang dilakukan oleh petugas medis RSUD Mardi Waluyo menunjukkan sejumlah luka lebam pada tubuh korban. Direktur RSUD Mardi Waluyo, dr Bernard Theodore Ratulangi, menjelaskan bahwa luka lebam ditemukan di wajah, dada kiri dan kanan, serta paha bagian atas sebelah kiri. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan luka terbuka seperti sayatan benda tajam.
“Kalau melihat luka, tidak ada luka terbuka, seperti sayatan. Sepertinya luka lebam pada tubuh korban akibat benda tumpul. Dengan kata lain, ini bukan akibat benda tajam,” kata dr Bernard.
Polisi memasang garis polisi di sekitar kamar kos sebagai area resmi penyelidikan. Aparat juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi untuk memperkuat kronologi kejadian.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan dan Baznas Nganjuk Berikan Perlindungan Sosial bagi Marbot Masjid dan Musala
Kasus ini memicu perhatian warga sekitar, namun pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi spekulatif. Penyelidikan intensif yang dilakukan Polres Blitar Kota menunjukkan komitmen aparat untuk mengungkap fakta secara transparan dan profesional demi kepastian hukum.
Kematian MT yang terjadi pasca keributan di kamar kos dengan ditemukannya luka lebam pada tubuhnya masih menyisakan banyak pertanyaan. Hasil autopsi diharapkan menjadi kunci bagi polisi untuk menegaskan penyebab kematian dan menentukan langkah hukum selanjutnya.
