Kolaborasi dengan PLN Nyalakan Harapan, Pemkot Malang Sambung Listrik Gratis 25 Warga
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
20 - Aug - 2025, 02:50
JATIMTIMES - Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia menjadi momen penuh kebahagiaan bagi sejumlah warga Kota Malang. Salah satunya diwujudkan melalui program nasional Light Up The Dream (LUTD) dari PLN UP3 Malang.
Dalam momen peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI ini, PLN UP3 Malang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memberikan sambungan listrik gratis kepada sebanyak 25 warga.
Baca Juga : Ada 7 Merek Kendaraan Baru di GIIAS Surabaya 2025, Mobil Pabrikan Jepang dan Tiongkok Bakal Bersaing
Secara simbolis, program tersebut disalurkan ke salah satu penerima manfaat di Jalan Bogor Terusan Kecamatan Klojen, Wagin, Rabu (20/8/2025). Dengan demikian, Wagini telah dapat menikmati penerangan yang layak.
Sedangkan selama ini, Wagini harus berbagi sambungan listrik dengan tetangga. Kondisi itu kerap membuatnya khawatir, apalagi usianya yang sudah lanjut membuatnya kesulitan jika terjadi kendala listrik.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, turut hadir menyaksikan penyalaan listrik di rumah Wagini. Ia mengapresiasi langkah PLN yang terus peduli pada masyarakat. Apalagi, meski status Malang sebagai kota besar, ternyata masih ada warganya yang belum menikmati akses listrik secara penuh. Untuk itu, dirinya pun berkomitmen untuk tetap bisa menjalin kolaborasi dalam banyak program lainnya.
“Meskipun ini kota, faktanya masih ada warga yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. Dengan adanya program LUTD, warga seperti Bu Wagini bisa lebih tenang dan nyaman tinggal di rumahnya. PLN juga selalu berkolaborasi dengan Pemkot, tidak hanya dalam soal listrik, tapi juga mendukung program lain untuk masyarakat,” tutur Wahyu.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa LUTD merupakan inisiatif pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya.
Dari hasil iuran tersebut, ribuan keluarga kurang mampu di berbagai daerah telah mendapatkan bantuan sambungan listrik. “Program LUTD ini murni berasal dari iuran pegawai PLN. Di Malang Raya saja ada sekitar 200 pegawai yang rutin berkontribusi," jelas Agung.
Agung menjelaskan, setidaknya dalam setiap minggu minimal ada satu keluarga tang mendapatkan sambungan listrik gratis baru. Sedangkan pada momen Hari Kemerdekaan RI, program itu dilaksanakan serentak.
Baca Juga : Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Pusat Perpustakaan Bakau Dunia
"Setiap minggu minimal ada satu keluarga baru yang kami sambungkan listriknya. Khusus HUT RI, penyalaan dilakukan serentak di seluruh Indonesia,” kata Agung.
Menurutnya, listrik bukan hanya soal penerangan, melainkan pintu bagi keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan listrik, anak-anak bisa belajar lebih nyaman, keluarga dapat mengakses informasi, dan aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah.
Program LUTD yang digagas PLN sejalan dengan semangat gotong royong. Dengan kepedulian para pegawai, ribuan rumah tangga di Indonesia kini bisa lebih mandiri dan produktif. Di Malang sendiri, penyambungan listrik gratis ini diharapkan terus bertambah sehingga tidak ada lagi warga yang hidup dalam kegelapan.
Informasi dihimpun JatimTIMES, Program LUTD kini telah membawa terang ke lebih banyak keluarga. Sepanjang 2024 saja, sebanyak 12.011 keluarga prasejahtera mendapat sambungan listrik gratis, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 9.381 keluarga.
Sejak awal digulirkan pada 2020, total manfaat telah dirasakan oleh 29.109 keluarga, dan hingga pertengahan Juli 2025, jumlah penerima telah menembus 33.000 keluarga di seluruh Indonesia.
