Wamen Diktisaintek Stella Christie Bagikan Kiat Mahasiswa Temukan Kepakaran

Editor

Dede Nana

19 - Aug - 2025, 01:46

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D (Anggara Sudiongko/MalangTimes)


JATIMTIMES - Di tengah perubahan cepat akibat perkembangan teknologi, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D, menegaskan bahwa mahasiswa Indonesia harus menyiapkan diri dengan cara berbeda. Bukan hanya mengincar ijazah, tetapi membangun kepakaran yang menjadi ciri khas masing-masing individu.

Menurut data global, perguruan tinggi kelas dunia mampu memberi kontribusi ekonomi signifikan. Universitas seperti MIT dan Stanford menghasilkan dampak ekonomi hingga triliunan dolar AS setiap tahunnya berkat inovasi dan penelitian. Bahkan, universitas yang kurang populer seperti University of Kansas tercatat memberi kontribusi miliaran dolar AS. Stella menilai, Indonesia juga bisa menuju ke arah itu jika mahasiswa dan dosennya serius mengembangkan riset dan kepakaran.

Baca Juga : KKN Unisba Blitar Tinggalkan Jejak Positif di Karangsari, Ditutup dengan Reog Joko Suro

“Research mindset itu bukan hanya soal akademik, tapi juga berdampak pada ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan menciptakan industri. Itu terbukti di negara-negara dengan universitas riset kuat,” ujarnya dalam kunjungan ke Universitas Negeri Malang (UM), Senin (18/8/2025).

Stella mengingatkan bahwa di era kecerdasan buatan (AI), hanya mereka yang memiliki spesialisasi mendalam yang bisa bertahan. Lulusan dengan keterampilan umum sangat rentan tersingkir. Ia mencontohkan, jurusan ilmu komputer yang dulu dianggap primadona kini justru menghadapi tantangan besar. 

“Kalau hanya ikut-ikutan, kalian akan mudah tergantikan, bahkan oleh AI. Yang membuat kalian tidak tergantikan adalah kepakaran di bidang tertentu, apapun itu. Temukan passion kalian, jangan sekadar mengikuti tren,” pesannya.

Untuk menemukan arah kepakaran, Stella mendorong mahasiswa aktif dalam riset. Proses penelitian, menurutnya, akan mengajarkan banyak keterampilan yang tidak didapatkan di kelas semata. 

“Ketika ikut riset, mahasiswa belajar mengajukan pertanyaan, mencari jawaban secara sistematis, hingga melatih pengambilan keputusan. Itu juga melatih manajemen waktu, dan semua ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan pemberi kerja,” jelasnya.

Di UM, ia mencontohkan riset lokal yang berdampak nyata, yaitu inovasi air minum hasil elektrolisis air hujan yang mampu menghemat biaya hingga 50 persen. Menurutnya, ini bukti riset kampus tidak hanya bermanfaat secara ilmiah, tetapi juga ekonomis. 

“Riset itu bisa cuan, bisa menghasilkan, dan sekaligus memperkuat daya saing bangsa,” katanya.

Baca Juga : Hampir 5 Ribu Wisatawan Padati Kayutangan Heritage Selama Libur HUT RI

Stella menegaskan kembali, mentalitas ikut-ikutan adalah jebakan yang berbahaya. Banyak mahasiswa memilih jurusan atau karier hanya karena tren, bukan berdasarkan minat dan potensi diri. Padahal, dunia kerja hanya akan menerima individu yang menunjukkan keahlian spesifik. “Kalau kalian hanya mengikuti apa yang sedang populer, saat melamar kerja kalian akan kalah bersaing. Satu posisi hanya diisi satu orang, maka kepakaran yang uniklah yang akan membuat kalian dipercaya,” ungkapnya.

Menutup pesannya, Stella mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin. Baginya, empat tahun di perguruan tinggi adalah periode emas untuk bereksperimen, mengenali diri, dan membangun jati diri akademik. 

“Gunakan kesempatan ini untuk menemukan kepakaran kalian. Jangan sia-siakan. Latih kemampuan berpikir kritis, ambil bagian dalam riset, dan bangunlah identitas keilmuan yang khas. Itu modal utama agar kalian bertahan, bahkan saat teknologi semakin canggih,” pungkasnya.

 


Topik

Pendidikan, stella christie, pakar, um, wamen pendidikan, kota malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette