KKN Unisba Blitar Tinggalkan Jejak Positif di Karangsari, Ditutup dengan Reog Joko Suro
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
19 - Aug - 2025, 01:27
JATIMTIMES — Suasana penuh kebersamaan menyelimuti RT 2 RW 4 Kelurahan Karangsari, Kota Blitar, Minggu malam (17/8/2025). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menutup rangkaian kegiatan pengabdian mereka dengan sebuah perhelatan meriah yang dihadiri warga, perangkat kelurahan, hingga tokoh masyarakat.
Acara penutupan yang dimulai sejak pukul 19.00 itu menjadi penanda berakhirnya masa bakti mahasiswa di Karangsari. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyerahkan beragam tanda kasih kepada masyarakat, mulai dari bibit sayuran dan buah, sembako, bendera merah putih, hingga vandel koperasi. Simbol-simbol sederhana itu menjadi bentuk apresiasi atas dukungan warga yang selama satu bulan penuh membuka ruang kolaborasi.
Baca Juga : Wali Kota Blitar Dorong ASN Tak Berpuas Diri Usai Raih SAKIP Predikat A
Lurah Karangsari, Agus Rianto, S.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa KKN membawa warna baru bagi masyarakat. Ia menilai kegiatan mereka tidak sekadar menjalankan kewajiban akademis, melainkan juga menghadirkan praktik nyata pembangunan berbasis masyarakat.
“Partisipasi mahasiswa dalam program lingkungan, kegiatan sosial, dan pemberdayaan warga menunjukkan sinergi yang sangat bermanfaat bagi Kelurahan Karangsari,” ujarnya. Menurut Agus, kehadiran mahasiswa juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Hadir pula Dosen Pendamping Lapangan, Henni Indarriyanti, SE., M.Ap., M.Akun., Ak. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan. Dalam sambutannya, Henni menuturkan bahwa penutupan ini sengaja dikemas dengan nuansa budaya.
“Pada penutupan KKN ini kami tampilkan seni tradisional sebagai bentuk kecintaan kami terhadap kebudayaan lokal. Semoga KKN bisa memberikan energi positif bagi seluruh elemen, baik masyarakat maupun mahasiswa,” ujarnya.
Puncak acara semakin semarak saat Grup Reog Joko Suro Kota Blitar tampil di hadapan ratusan warga. Kesenian khas Jawa Timuran itu berhasil memikat penonton yang memenuhi area kegiatan. Banyak warga yang mengaku terkejut sekaligus gembira dengan penampilan reog yang dipersembahkan khusus oleh mahasiswa KKN. Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh mengiringi setiap adegan, menandakan betapa eratnya hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat.
Selain hiburan, penutupan KKN juga menjadi momentum refleksi. Mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Karangsari, khususnya kepada perangkat kelurahan yang telah memberi ruang untuk belajar sekaligus berkontribusi. Mereka berharap ikatan silaturahmi yang telah terjalin tidak berhenti pada acara seremonial ini.
Baca Juga : Usut Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek, Kejari Batu Periksa 11 Saksi Kepala Sekolah
Kehadiran perwakilan sekolah, koperasi, hingga staf kelurahan semakin memperkuat makna kebersamaan. Penutupan KKN di Karangsari bukan sekadar perayaan, melainkan juga simbol keberhasilan pendidikan tinggi dalam menanamkan nilai pembangunan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan itu, Unisba Blitar kembali menegaskan komitmennya: pendidikan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat. Jejak yang ditinggalkan mahasiswa di Karangsari adalah bukti kecil, namun berarti, bahwa pembangunan bisa dimulai dari kerja kolaboratif yang sederhana.
