Tekan Angka Kematian, Persada Hospital Hadirkan Homecare Stroke Pertama di Malang Raya

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

14 - Aug - 2025, 08:36

Atribut homecare yang dikenakan tenaga medis saat bertugas saat dikenalkan di Persada Hospital. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Stroke menduduki peringkat teratas sebagai penyebab kematian dan kecacatan di Indonesia. Demi menekan angka tersebut, Persada Hospital Malang menghadirkan layanan integrated homecare stroke, menjadi yang pertama khususnya di Malang Raya.

Homecare stroke ini merupakan sebuah program perawatan pasca-stroke yang dilakukan langsung di rumah pasien. Layanan ini dirancang untuk memberikan perawatan komprehensif, aman, dan nyaman, sekaligus memudahkan keluarga dalam mendukung proses pemulihan.

Baca Juga : Puguh DPRD Jatim Dukung Pelajaran Sejarah Masuk Kurikulum SD-SMA, Upaya Penguatan Karakter Bangsa

“Kenapa stroke dipilih dikenalkan ulang? Karena stroke jadi salah satu penyebab kematian dan  catatan tinggi di Indonesia,” ungkap Direktur Persada Hospital dr Kristiawan Basuki Rahmat.

Dengan hadirnya homecare stroke ini, kunci utama  penangannya untuk mendapatkan hasil maksimal adalah kecepatan. Apalagi, pemulihan pasien stroke memerlukan konsistensi dan dukungan penuh.

Dengan homecare stroke, pasien tidak hanya mendapatkan layanan medis profesional, tetapi juga kenyamanan karena dirawat di lingkungan rumah sendiri. Hal ini membuat  pemulihan menjadi lebih efektif, sementara keluarga merasa lebih tenang.

Layanan ini memungkinkan pasien mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau kondisi pasca-stroke. Terapi rehabilitasi dan fisioterapi dilakukan langsung di rumah. Lalu memberikan edukasi dan pendampingan keluarga agar perawatan dapat berlanjut secara konsisten serta pemantauan risiko untuk mencegah kekambuhan stroke.

“Seluruh layanan dilakukan oleh tenaga medis dan fisioterapis berpengalaman, menggunakan standar perawatan rumah sakit yang terukur dan aman,” tegas pria yang akrab disapa Wawan ini.

Selain memberikan kemudahan, homecare stroke juga membantu mengurangi risiko perjalanan bagi pasien yang masih lemah secara fisik, sekaligus menghemat waktu dan biaya transportasi. Program ini menempatkan pasien dan keluarga sebagai pusat layanan, dengan pendekatan personal yang disesuaikan kebutuhan masing-masing individu.

Sementara, dokter spesialis neurologi dr Eko Arisetijono Marhaendra Putro menambahkan, keberhasilan dokter menangani pasien stroke di ICU bukan keberhasilan yang sebenarnya. Namun pasca-penanganan lebih lanjut di rumah juga menjadi perhatian.

Baca Juga : Mas Ibin dan Pramono Anung Teken Kerja Sama Perdagangan, Produk Lokal Kota Blitar Siap Ramaikan Pasar Jakarta

“Karena terkadang kendalanya, pasien tidak bisa ke rumah sakit. Jadi,  layanan ini sekaligus secara digital bisa memonitoring pasien,” terang dokter Eko.

Dengan demikian, harapannya, angka kematian dan kecacatan di Indonesia bisa berkurang. 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Agus Widodo menambahkan, hadirnya layanan tersebut sesuai dengan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota Malang, yakni Ngalam Tahes. Ini merupakan inovasi yang baik demi melengkapi akses kesehatan secara merata dan lebih mudah.

“Dengan inovasi ini, pasien tidak harus ke rumah sakit lagi. Jadi, cukup di rumah.  Semoga dengan hadirnya inovasi ini, angka stroke bisa ditekan,” ucap Agus.


Topik

Kesehatan, Persada Hospital Malang, homecare stroke, Persada Hospital, stroke,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette