Bantu Pengobatan, KADIN Serahkan Donasi pada Bocah 10 Tahun di RSUD
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
Dede Nana
14 - Aug - 2025, 11:09
JATIMTIMES - Suasana haru menyelimuti ruang perawatan PICU RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, Kamis (14/8/2025). Di tengah deru mesin medis dan aroma obat-obatan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Situbondo datang membawa secercah harapan untuk Refan, bocah 10 tahun asal Dusun Kajer, Desa Selestreng, Kecamatan Kapongan yang tengah berjuang melawan sakit.
Dalam waktu hanya sehari semalam, penggalangan dana internal KADIN Situbondo berhasil mengumpulkan Rp2.800.000. Donasi ini diserahkan langsung oleh Ketua KADIN Situbondo, Mas Pras, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.
Baca Juga : Bupati Pati Sudewo Terancam Dimakzulkan, Ini Tahapan Prosesnya
“KADIN Situbondo tidak hanya bergerak di balik meja, tapi juga turun ke lapangan demi kemanusiaan,” tegas Mas Pras.
Menurutnya, membantu sesama, terlebih anak-anak yang sedang sakit, adalah panggilan nurani yang tidak bisa diabaikan. “Tanggung jawab sosial adalah tanggung jawab bersama, dan tidak ada alasan untuk menutup mata,” tambahnya.
Mas Pras berharap bantuan tersebut dapat memberikan semangat baru bagi Refan dan keluarganya. Ia juga menekankan agar dana yang terkumpul digunakan sebaik mungkin demi kebutuhan pengobatan Refan.
“Semoga ini menjadi salah satu langkah kecil yang membawa kebaikan besar bagi kesembuhan adik Refan,” ujarnya.
Donasi tersebut diterima langsung oleh nenek Refan, Darwani, yang setia mendampingi cucunya selama perawatan. Tangannya gemetar saat menerima amplop berisi donasi, matanya berkaca-kaca menahan haru.
Darwani mengungkapkan bahwa kondisi Refan mulai menunjukkan perbaikan. “Pola makannya sudah baik, pembengkakan di beberapa bagian tubuh mulai mengempis,” katanya.
Namun, ia mengakui masih ada masalah pada jantung cucunya. “Ada pembengkakan di bagian jantung, dan dokter bilang butuh transfusi hemoglobin empat kantong,” ungkapnya.
Meski masih harus menghadapi proses pengobatan panjang, Darwani mengaku terharu dan berterima kasih atas bantuan yang datang dari berbagai pihak. “Semoga Tuhan mengganti lebih banyak rezeki untuk semua yang telah membantu. Saya hanya bisa mendoakan agar semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki,” ucapnya lirih.
Baca Juga : Hilang 5 Hari Usai Pamit Kerja, Petani Ditemukan Tewas di Perkebunan Lebakharjo
Berdasarkan informasi yang dihimpun JATIMTIMES, pihak keluarga dan tim medis berencana merujuk Refan ke RSUD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Fasilitas kesehatan yang lebih lengkap diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan.
Kepedulian KADIN Situbondo ini menuai apresiasi dari masyarakat. Tindakan cepat dan tepat ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan kemanusiaan dapat berjalan beriringan.
Di tengah tantangan hidup yang dihadapi, bantuan seperti ini menjadi pengingat bahwa harapan masih ada, dan kebaikan bisa datang dari mana saja, bahkan dari mereka yang sehari-hari sibuk membangun roda ekonomi.
Sebelumnya diberitakan, Refan mengalami sakit dengan ciri-ciri mirip busung lapar dan kurang gizi, bahkan sekujur tubuhnya mengalami pembekalan serta kulitnya terkelupas.
Tidak hanya itu, sejak kelas dua SD, ia terpaksa meninggalkan bangku sekolah bukan karena malas, melainkan karena tubuhnya perlahan melemah akibat penyakit yang diduga busung lapar dan kekurangan gizi.
Sejak penyakit itu menyerang, perutnya membuncit, kulitnya kering, dan tubuhnya mengeluarkan bau amis. Teman-teman menjauh, membuatnya memilih tinggal di rumah bersama sang nenek, Darwani, satu-satunya orang yang merawatnya dengan penuh kasih di tengah segala keterbatasan.
