Tugu Tirta Gerakkan Pengerukan Sungai Wendit, Air Warga Kota Malang Lebih Terjamin
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
13 - Aug - 2025, 04:47
JATIMTIMES - Setelah 12 tahun tak tersentuh pengerukan besar-besaran, Sungai Wendit di Kota Malang akhirnya kembali dibersihkan. Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta 1 menurunkan alat berat untuk mengangkat endapan lumpur yang sudah mengendap bertahun-tahun.
Pengerukan dilakukan di sepanjang aliran sungai sejauh 4 kilometer.
Tujuan kegiatan ini jelas: memperlancar aliran air, melestarikan sumber daya alam, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Malang dan Kabupaten Malang.
Baca Juga : Getayu Mengamuk: Ketika Kuda Diponegoro Mengalahkan Kavaleri Kompeni
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo SE SSos MM mengatakan, selama ini pembersihan sungai hanya sebatas mengangkat sampah dan ranting.
“Pengerukan besar terakhir dilakukan 12 tahun lalu. Kali ini kita lakukan lagi agar kapasitas sungai kembali optimal dan pasokan air untuk warga lebih terjamin,” ucapnya, Rabu (13/8/2025).

Suasana pengerukan Sungai Wendit di Kota Malang. (Foto: istimewa)
Sedimentasi yang menumpuk selama bertahun-tahun membuat aliran sungai menyempit dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan. Sebelum pengerukan, kedalaman air hanya sekitar 30 cm. Targetnya, pengerukan akan membuat kedalaman sungai menjadi 1,5 hingga 2 meter.
Dengan aliran yang lebih lancar, pasokan air ke pelanggan Tugu Tirta, khususnya dari layanan Wendit 3 yang menyuplai reservoir Betek, Tlogomas, dan Mojolangu, diharapkan semakin optimal.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM saat memberikan pengerahan. (Foto: istimewa)
Priyo menegaskan bahwa upaya ini adalah bentuk nyata semangat konservasi perusahaan. “Air adalah sumber kehidupan dan menjaganya adalah tanggung jawab bersama. Sinergi dengan Perum Jasa Tirta 1 ini membuktikan kerja kolaboratif bisa menghasilkan manfaat yang luas,” ujarnya.

Momen Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM terjun langsung ke pembersihan sungai Wendit. (Foto: istimewa)
Selain menjamin pasokan air, pengerukan ini juga dinilai mampu mengurangi risiko banjir lima tahunan akibat meluapnya air sungai.
Warga sekitar menyambut baik program ini. Pagi hari, warga RT 02 RW 09 Dusun Lowoksuruh, Desa Mangliawan, mengaku lega Sungai Wendit akhirnya dibersihkan.
Baca Juga : Ribuan Anak Yatim di Gaza Kelaparan, Teman Baik Salurkan Paket Makanan
“Sudah lama kami berharap sungai ini dibersihkan. Kalau alirannya lancar, selain air untuk warga jadi lebih baik, lingkungan juga lebih bersih dan bebas bau. Kami berterima kasih kepada Tugu Tirta dan pihak-pihak yang terlibat turun langsung ke lapangan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Rosul, warga RT 03 RW 09 Lowoksuruh. “Kalau sungai bersih, suasana di sini juga jadi lebih nyaman. Kami tidak lagi waswas siklus luapan banjir. Kami bersyukur adanya kepedulian terhadap lingkungan sekitar kami. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan biar manfaatnya terus dirasakan warga,” katanya.
Warga juga terlibat aktif dengan mengatur 20 titik penempatan hasil pengerukan. Sedimen yang diangkat nantinya akan dilokalisasi di titik-titik tersebut agar tidak mengganggu aliran sungai kembali.
Program ini diharapkan menjadi momentum baru dalam pengelolaan sumber air di Malang. Selain memulihkan fungsi sungai, langkah ini sekaligus memberi pesan kuat bahwa menjaga alam adalah investasi untuk masa depan.
Ke depannya, aliran Sungai Wendit yang sudah bersih dan nyaman juga akan dioptimalkan warga untuk pengembangan sektor pariwisata. Sehingga manfaatnya tak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga ekonomi.
