Buka Sarasehan Perkoperasian, Mbak Wali: Koperasi Harus Dapat Berikan Dampak Sosial Bagi Anggota dan Lingkungan

11 - Aug - 2025, 02:15

Wali Kota Kediri membuka sarasehan Perkoperasian Koperasi Maju Indonesia Adil.


JATIMTIMES - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, membuka Sarasehan Perkoperasian "Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur", yang digelar di Hotel Lotus Garden, Senin (11/8/2025). 

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Yusuf Sofyan dari LPK KJK Naynau Jasa Utama Cabang Jawa Timur, serta Sri Wahyuni Megahastuti dari LPK Payameda Jaya Kediri. Sarasehan Perkoperasian ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Koperasi Nasional ke-78 tingkat Kota Kediri.

Baca Juga : Capaian Tiga Reputasi, SIER Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan bahwa potensi koperasi di Kota Kediri sangat besar, mulai dari sektor pertanian, industri kreatif, hingga jasa. Karena itu, perlu dilakukan identifikasi dan optimalisasi agar koperasi dapat menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kota Kediri.

Walikota termuda ini mengakui masih banyak masyarakat, bahkan di kalangan anggota koperasi sendiri, yang belum sepenuhnya memahami esensi berkoperasi. 

“Koperasi bukan sekadar tempat meminjam uang atau belanja sembako murah, tetapi rumah bersama untuk tumbuh, berdaya, dan berbagi kesejahteraan. Koperasi adalah sentra ekonomi masyarakat, baik dalam produksi maupun distribusi, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi ekonomi secara keseluruhan,” ujar Mbak Wali.

Melalui sarasehan ini, Mbak Wali mengajak seluruh pengurus, anggota, dan masyarakat umum untuk lebih mendalami arti penting koperasi. 

Baca Juga : 17.133 Maba Ikuti RAJA Brawijaya 2025, Perpaduan Tradisi dan Inovasi Digital

“Mari kita kelola koperasi dengan keseriusan dan keikhlasan. Tidak hanya berorientasi pada profit semata, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi anggota dan lingkungan sekitar. Maksimalkan aset dan potensi koperasi untuk melayani anggota, mendukung swasembada pangan lokal, mengembangkan industri kecil, dan menciptakan pemerataan ekonomi di setiap kelurahan di Kota Kediri,” ajaknya.

Terakhir, Mbak Wali juga menegaskan bahwa koperasi merupakan soko guru ekonomi dan pembangunan nasional. Karena itu, semangat gotong royong dan prinsip demokrasi ekonomi harus terus dijaga demi mewujudkan Kota Kediri yang semakin maju, adil, dan makmur.


Topik

Pemerintahan, Pemkot Kediri, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, koperasi, sarasehan perkoperasian, Kota Kediri,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette