Tak Boleh ada Diskriminasi, Pancasila Wajibkan Negara Jamin Pendidikan Setiap Warga
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Dede Nana
09 - Aug - 2025, 07:34
JATIMTIMES — Negara diwajibkan untuk menjamin pendidikan warganya. Pelaksanaan amanat konstitusi terkait pendidikan ini sebagaimana salah satunya yang tertuang dalam Pasal 31 Ayat 1 UUD 1945, yakni bahwa Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
“Konstitusi Negara kita sudah mengamanatkan Pendidikan sebagai hak setiap warga negara. Oleh karena itu, kita perlu memastikan supaya hak tersebut benar-benar tertunaikan,” jelas Anggota DPR RI, Reni Astuti di Surabaya.
Baca Juga : Bedah Kurikulum PG-PAUD Unikama: Dari Malang Sentuh Isu Nasional Pendidikan Anak Usia Dini
Menurut Reni, pendidikan tidak hanya sekadar kewajiban negara, tetapi juga menjadi wujud nyata pengamalan nilai Pancasila, khususnya sila kedua tentang Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
"Kita semua ingin menghadirkan anak bangsa yang beradab, sebagaimana termaktub dalam Pancasila Ke -2. Sehingga Pendidikan menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter yang berperi kemanusiaan yang adil dan beradab.", jelas politisi asli Surabaya itu.
Maka pemerataan akses Pendidikan kepada setiap warga negara harus dilaksanakan seadil - adilnya, sebagaimana yang termaktub dalam sila kelima, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
"Setiap individu warga negara, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Baik itu dalam konteks kemudahan terhadap akses infraktruktur Pendidikan, hingga bantuan untuk keperluan penunjang kegiatan Pendidikan.", ujar Anggota DPR RI Komisi X tersebut
Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Reni menyoroti bahwa perbedaan suku, ras, agama, dan golongan tidak boleh menjadi penghambat proses pendidikan di setiap jenjang Pendidikan. Ia mengingatkan bahwa guru dan orang tua memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan dan memastikan tidak ada diskriminasi di dunia pendidikan.
Baca Juga : Pedoman Susunan Acara Upacara HUT RI ke-80, 17 Agustus 2025 Lengkap Pagi dan Sore
Reni juga mengajak masyarakat untuk proaktif memperhatikan pendidikan generasi muda di sekitarnya.
“Jangan sampai ada anak yang putus sekolah hanya karena alasan biaya,” pesan politisi perempuan berjilbab tersebut.
