Bupati Koltim Abdul Azis Dibekuk KPK Usai Bantah Kena OTT, Terkait Proyek RS Rp150 M

Reporter

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

08 - Aug - 2025, 03:31

Bupati Kolaka Timur Abdul Azis. (Foto Wikipedia)


JATIMTIMES - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis, usai sempat membantah kabar bahwa dirinya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Penangkapan dilakukan pada Kamis (7/8/2025) malam setelah Abdul Azis mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

"Sudah (ditangkap) semalam setelah selesai rakernas," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi pada Jumat (8/8/2025).

Baca Juga : Petani di Trenggalek “Kembali Ke Sekolah”? Ada Terobosan Apa yang Dibawa Sekolah Tandur Ke Desa Parakan?

Saat ini, Abdul Azis sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sulawesi Selatan. Direncanakan, ia akan diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan pada pukul 15.00 WIB sore ini.

OTT KPK Terkait DAK Rumah Sakit

Penangkapan Abdul Azis merupakan bagian dari OTT yang dilakukan KPK di tiga lokasi berbeda: Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Dalam operasi ini, KPK mengamankan total tujuh orang yang diduga terlibat.

"Yang sudah tiba di sini yang kita bawa dari (OTT di) Jakarta tiga dan (dari) Kendari empat. Jadi tujuh yang sudah kita amankan," ungkap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Asep menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan sebuah rumah sakit. Proyek tersebut memiliki nilai anggaran fantastis, yakni sekitar Rp150 miliar.

“Kemudian terkait dengan perkaranya terkait dengan DAK pembangunan rumah sakit. Peningkatan kualitas atau status RS,” jelasnya.

Abdul Azis Sempat Bantah Terlibat OTT

Sebelum ditangkap, Abdul Azis sempat membantah bahwa dirinya ikut terjaring OTT KPK. Ia menyatakan tidak mengetahui adanya operasi penangkapan yang dilakukan KPK di wilayah Koltim.

Baca Juga : Meteor Cell Singosari Terbakar, Butuh Satu Jam Padamkan Api

"Saya tidak tahu, di Kendari ini," ujar Abdul Azis melalui sambungan telepon, dilansir dari Antara, Kamis (7/8/2025).

Namun, pernyataan tersebut terbantahkan setelah KPK memastikan bahwa sang bupati telah diamankan dan akan segera dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan Korupsi DAK Jadi Sorotan

Penangkapan Abdul Azis kembali menyoroti rawannya praktik korupsi dalam pengelolaan dana pusat, khususnya Dana Alokasi Khusus. Dengan nilai anggaran besar seperti Rp150 miliar, proyek-proyek semacam ini memang rawan dimanipulasi demi keuntungan pribadi maupun kelompok tertentu.

KPK menyatakan bahwa proses penyidikan masih terus berlangsung dan pihaknya akan menyampaikan perkembangan selanjutnya kepada publik.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, kpk, ott, bupati koltim, korupsi, dak,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette