Tahun Ini, 101 ASN di Kota Batu Bakal Pensiun

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

30 - Jul - 2025, 04:33

ASN purna tugas diberikan penghargaan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu.(Foto: Prokopim Setda Kota Batu)


JATIMTIMES - Angka pensiun tahunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batu masih cukup tinggi. Tahun 2025 ini saja, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mencatat, ada sekitar 101 pegawai Pemkot Batu yang akan purna tugas.

Hal tersebut dibenarkan Kepala BKPSDM Kota Batu Santi Restuningsasi. Dikatakannya, bahwa jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, di mana ASN yang pensiun mencapai sekitar 130 pegawai. Jumlah tersebut tertinggi dalam lima tahun terakhir. "Di data kami ada 101 pegawai yang pensiun dengan batas usia di tahun 2025 ini," kata Santi saat dikonfirmasi JatimTIMES, Rabu (30/7/2025).

Baca Juga : Pemkot Batu Konsolidasi dengan KPK, Bahas Tata Kelola Pemerintahan hingga Pengawasan Proyek Strategis

Angka pensiun itu terakumulasi dari mereka yang bakal purna tugas karena batas usia pensiun (BUP) dari awal tahun hingga akhir tahun.

Jumlah tersebut masih mungkin bertambah apabila ada ASN yang mengajukan pensiun dini. Dia menyampaikan biasa ada beberapa alasan palin banyak diajukan untuk pensiun dini. Di antaranya sakit dan ingin membuka usaha sendiri.

Kendati begitu, pengajuan pensiun dini tetap perlu memperhatikan ketentuan. Yakni minimal masa kerjanya mencapai 25 tahun dan usia pemohon minimal 50 tahun. Sebagai informasi, jumlah ASN Pemkot Batu sebanyak 3.409 orang terdiri atas 2.740 PNS dan 669 PPPK.

Berdasarkan catatan BKPSDM, sambungnya, dari tahun ke tahun jumlah pegawai yang pensiun cukup fluktuatif di Kota Batu. Pada tahun 2021 jumlah pegawai yang pensiun sebanyak 95 orang. Sementara, jumlahnya naik di tahun 2022 dengan 103 pegawai yang purna tugas. Sedangkan di tahun 2023 turun karena hanya 83 pegawai yang pensiun.

Di sisi lain, banyaknya ASN aktif di pemerintahan saat ini menjadi salah satu faktor anggaran belanja pegawai masih melebihi batas persentase yang ditentukan. Yakni 33 persen dari persentase maksimum sekitar 30 persen, dan akan berupaya untuk ditekan hingga tahun 2027 mendatang.

Sebagaimana diberitakan JatimTIMES sebelumnya, sebanyak 10 ASN telah purna tugas per Agustus 2025. Di antaranya termasuk yang telah mencapai BUP.

Baca Juga : Pasokan BBM Situbondo Aman, Pemkab: Panic Buying Justru Memperparah Situasi

Dari data pensiun tersebut, ada sebanyak 2 orang yang terkategori pejabat setingkat Eselon 2. Yakni merupakan tingkat Staf Ahli dan Asisten. Selebihnya Kepala Seksi (Kasi), guru dan jabatan fungsional. "Mayoritas yang pensiun di usianya adalah guru," ungkapnya.

Santi berujar, untuk jabatan guru ASN yang ditinggalkan pensiun untuk sementara masih mengalami kekosongan. Sedangkan eselon 2, nantinya diseleksi melalui Uji Kompetensi. "Karena yang kosong jabatan Inspektur, Bapelitbangda, Asisten, Staf Ahli. Hanya ada pergeseran," rincinya.

Kekosongan jabatan langsung ditutup ASN baru baik dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). "Beberapa waktu lalu kan ada 200 formasi PPPK penuh waktu dan 50 formasi CPNS yang sudah resmi mulai bekerja," tutur Santi.


Topik

Pemerintahan, kota batu, bkpsdm, santi restuningsasi, pegawai pensiun,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette