Pabrik Gas Industri PT Linde Bocor, Empat Warga Gresik Dilarikan ke Rumah Sakit
Reporter
Syaifuddin Anam
Editor
A Yahya
30 - Jul - 2025, 12:59
JATIMTIMES – PT. Linde Indonesia yang berlokasi di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik, diduga mengalami kebocoran gas dari fasilitas produksi. Insiden tersebut mengakibatkan hujan abu di area pemukiman yang jaraknya dekat dengan pabrik.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa 29 Juli 2025 sekitar pukul 19.45 WIB mengakibatkan warga mengalami sesak nafas, nyeri dada hingga mata perih. Setidaknya ada empat orang yang dilarikan ke Rumah Sakit Petrokimia Gresik.
Informasi yang dihimpun, bermula saat semburan debu menyerupai asap tebal berwarna putih tiba-tiba keluar dari area pabrik dan menyebar cepat menyelimuti permukiman warga di Desa Roomo dan Desa Sukomulyo.
Baca Juga : Harga Sembako di Jatim 30 Juli 2025: Bawang Merah Hampir Sentuh Rp 50 Ribu
Mendapati hal itu, ratusan warga langsung mendatangi pabrik untuk meminta penjelasan atas kejadian tersebut. Pertemuan pun digelar antara warga dan perwakilan perusahaan di Balai Desa Roomo, dihadiri aparat kepolisian dan dinas terkait.
"Setelah kami verifikasi bersama DLH, sumber debu dipastikan berasal dari kebocoran di salah satu mesin PT Linde. Puluhan rumah warga terdampak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Sukardi, Rabu 30 Juli 2025.
Sukardi menegaskan, pihaknya akan mengawal penanganan dampak hingga tuntas dan memastikan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh, karena telah membawa dampak terhadap warga sekitar pabrik. "Kami minta PT Linde bertanggung jawab penuh, tidak hanya menghentikan operasi sementara, tetapi juga memastikan langkah pencegahan agar insiden ini tidak terulang," imbuhnya.
Sementara itu, perangkat Desa Roomo, Zahid, menyebut keempat warga mengalami sesak napas dan iritasi mata akibat paparan partikel debu tersebut. "Hari ini terkonfirmasi baru empat orang yang dirawat di Rumah Sakit Petrokimia Gresik,” ungkap Zahid.
Baca Juga : Disambut Curhat Napi Seumur Hidup, Menteri Imipas Jawab Tuntas Isu Remisi dan KUHP Baru
Zahid menyebutkan, insiden tersebut bukan disebabkan oleh kebakaran, melainkan kebocoran pada bagian cooling tower pabrik. Kebocoran ini menyebabkan partikel menyerupai debu berhamburan ke lingkungan sekitar. "Puluhan rumah warga terdampak, selain itu partikel debu juga memenuhi jalan desa dan mengganggu aktivitas warga," pungkasnya.
Pihak desa bersama perwakilan PT Linde Indonesia saat ini masih terus memantau kondisi warga yang terdampak. "Kami minta perusahaan bertanggungjawab penuh dan segera mengambil langkah penanganan supaya tidak kembali terulang," tandasnya.
