Pemda Boleh Rapat Lagi di Hotel, PHRI Kota Malang Akui Bisnis Bangkit

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

25 - Jul - 2025, 06:39

Suasana kegiatan Pemkot Malang di sebuah hotel Kota Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES -  Beberapa saat lalu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengizinkan seluruh pemerintah daerah kembali menggelar kegiatan hingga rapat di hotel dan restoran. Kebijakan ini pun terbukti membawa angin segar dan menghidupkan kembali sektor perhotelan, khususnya di Kota Malang. 

Kelonggaran ini pun mulai dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dengan memberikan izin kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan mereka untuk menggelar rapat di hotel. Terbukti okupansi hotel yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang mengalami peningkatan.

Baca Juga : Jadi Atensi, Pemprov dan Polda Jatim Siapkan Regulasi Khusus terkait Sound Horeg 

Hal tersebut diungkapkan Ketua PHRI Kota Malang Agoes Basoeki, Jumat (25/7/2025). Agoes mengaku bisa bernapas lega dengan kebijakan tersebut karena kondisi perhotelan kini kembali normal.

Agoes mengatakan, sebagian besar pendapatan hotel bergantung pada kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions). “Kegiatan pemerintahan di Kota Malang sudah normal. Sudah cukup banyak kegiatan rapat maupun lainnya dilakukan di hotel,” ujar Agoes. 

Sejak dibukannya kebijakan tersebut, kondisi perhotelan di Kota Malang berangsur membaik. Ini juga membuka peluang bagi para karyawan yang dirumahkan atau terdampak PHK agar kembali bekerja.

“Karena dampak dari kebijakan efisiensi kemarin memang sangat besar bagi perekonomian, khususnya sektor perhotelan,” imbuh Agoes. 

Saat terdampak kebijakan efisiensi, okupansi hotel tidak sampai 50 persen. Kini sejak ditariknya pembatasan kegiatan di hotel, okupansi mencapai 70 persen. 

Baca Juga : Elegansi Interior Dimulai dari Atas: Temukan Pesona Lampu Kristal Fujisan di Graha Bangunan Blitar

“Penurunan yang kami rasakan sangat banyak sebelumnya. Penurunannya sampai 50 persen lebih. Kini sudah normal, rata-rata mencapai 70 persen,” kata Agoes.

Terpisah  Supervisor Savana Hotel & Convention Malang Adi Firmansyah mengaku sudah dua bulan terakhir kegiatan pemerintahan sudah kembali normal di hotelnya. “Kegiatan pemerintahan mulai rapat dan sebagainya sudab ramai lagi. Terhitung sejak bulan Mei sampai sekarang mulai ramai,” ucap pria yang aktab disapa Nose itu.


Topik

Ekonomi, Hotel, Kota Malang, pemda, kegiatan pemerintah daerah,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette