Pemkot Batu Luncurkan 24 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Tunggu Bantuan Akses Permodalan

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

21 - Jul - 2025, 04:23

Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Kepala Diskumperindag Kota Batu Aries Setiawan, dan ketua Coosae meluncurkan Kopdeskel dan Coosae Batu di PLUT-KUMKM.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih diluncurkan serentak, Senin (21/7/2025). Total ada 24 kopdeskel di Kota Batu yang dilaunching. Dengan runtasnya pembentukan kelembagaan seluruh desa dan kelurahan, Kopdeskel kini menunggu petunjuk bantuan akses permodalan dari pemerintah.

Peluncuran serentak itu sesuai arahan dari pemerintah pusat yang sekaligus meluncurkan 80.000 Kopdeskel Merah Putih se-Indonesia. Selanjutnya, anggota koperasi akan menerima arahan langsung dari Presiden Indonesia Prabowo Subianto secara hybrid.

Baca Juga : Pemkab Situbondo Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

"Pendirian koperasi ini sesuai dengan program Asta Cita dan Nawa Bakti untuk mendorong kemandirian bangsa lewat ketahanan pangan," ungkap Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Aries Setiawan usai peluncuran Koperasi Coosae dan Kopdeskel Merah Putih sekaligus peringatan Hari Koperasi Nasional di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batu, Senin (21/7/2025).

Dikatakannya, 24 Kopdeskel Merah Putih telah menerima akta pengesahan pendirian badan hukum koperasi. Ia menyampaikan, pembentukan koperasi sudah dipastikan 100 persen tuntas. Hal itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain Kopdeskel Merah Putih, kesempatan itu juga sekaligus meluncurkan Cooperative Smart Agriculture Ecosystem (COOSAE). Posisi koperasi multi pihak tersebut diharapkan dapat menjadi holding Kopdeskel se-Kota Batu.

"COOSAE akan menjadi pembina sekaligus offtaker dari Kopdeskel Merah Putih dari segi manajemen dan pemasaran produknya," tambahnya.

Wali Kota Batu Nurochman mengatakan, Pemkot Batu akan hadir sebagai agregrator peningkatan ekonomi untuk seluruh unit yang dijalankan Kopdeskel Merah Putih. Melalui kerja sama tersebut pemerintah melalui dinas dengan Kopdeskel menjadi mitra strategis. Utamanya terkait teknis digitalisasi dan permodalan.

Namun terkait dengan masalah permodalan, kopdeskel masing-masing masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pusat. Pemkot juga belum bisa menyampaikan lebih lanjut terkait dengan permodalan yang nantinya diakses.

Baca Juga : Dana PIP 2025 Belum Cair? Ini Penyebab, Solusi, dan Cara Lapor Resmi ke Kemendikbud

"Sesuai perintah presiden akan dibantu termasuk akses Himbara (Himpunan Bank Negara), ada beberapa fasilitas pergudangan dan satu unit mobil angkutan, yang menyediakan dari APBN, selama belum ada akses," jelas Nurochman.

Sementara, perputaran modal koperasi masih menggerakkan simpanan wajib dan simpanan pokok anggota Kopdeskel. Pemerintah daerah, sambungnya, saat ini melakukan pendampingan dan update informasi ke masing-masing desa dan kelurahan.

"Saat ini belum beroperasi, menunggu petunjuk teknis pemerintah pusat atau kementerian untuk bisa akselerasi," tambahnya.


Topik

Pemerintahan, kopdes merah putih, koperasi desa kelurahan merah putih, prabowo subianto, wali kota batu,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette