King Abdi Minta Maaf Usai Promosikan Miras di Instagram: Akui Lalai
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
18 - Jul - 2025, 04:34
JATIMTIMES - Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi buka suara terkait konten promosinya dalam pembukaan toko minuman keras (miras) Sari Jaya 25 di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, Jumat (18/7/2025). la mengakui kelalaiannya dalam membuat konten yang kini sudah di-takedown.
“Terimakasih saya gak bisa ngomong apa-apa, saya cuma bisa ngomong minta maaf ke semua lapisan masyarakat Kota Malang,” ucap King Abdi dengan rasa sesal di Polresta Malang Kota.
Baca Juga : Samdesgotro Berakhir, Bupati Sanusi Fokus Percepatan Pembangunan Manfaatkan Potensi Lokal
Permintaan maaf ini juga dilayangkan kepada pemuka agama, Pemkot Malang serta Polresta Malang Kota atas kontennya yang membuat gaduh banyak pihak. Perbuatannya ini diakui murni kesalahannya.
“Ini adalah murni saya kali ini lalai, aku minta maaf ini murni kesalahan saya aku minta maaf. Intinya semua sudah saya jelaskan ke polisi. Nanti seperti apa saya sebagai warga negara yang baik saya akan menunggu ini akan seperti apa,” imbuh jebolan Master Chef 10 ini.
“Saya gak bisa ngomong apa-apa, saya King abdi yang dikenal orang-orang Amrizal Nuril Abdi saya minta maaf yang sebesar besarnya atas kegaduhan ini,” ucap Abdi.
Menyesali perbuatannya itu, King Abdi mengaku sudah menghapus konten yang sudah dibuatnya tersebut. Usai menjalani pemeriksaan, King Abdi mengaku siap bertanggungjawab atas seluruh kegaduhan ini. Ia akan tetap menghormati proses hukum yang tengah berjalan saat ini.
“Intinya semua sudah saya jelaskan ke polisi. Nanti seperti apa, saya sebagai warga negara yang baik saya akan menunggu ini akan seperti apa,” terang bapak satu anak ini.
Sementara, Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan saat ini pemanggilan King Abdi atas dasar klarifikasi soal konten promosi toko miras. “Ini undangan klarifikasi atas video yang beredar,” ungkap Yudi.
Baca Juga : Polda Jatim Targetkan Zero Truk Overload Beroperasi di Jawa Timur
Setelah ini pihaknya akan melakukan penyelidikan dan mengembangkan bukti-bukti yang ada terkait kasus ini. “Dari ini semua kita akan melakukan penyelidikan dulu. Apakah ada pelanggaran hukum atau tidak, kita pelajari dan kita kumpulkan bukti-bukti,” ujar Yudi.
Sementara itu pasca kejadian tersebut King Abdi mendatangi Polresta Malang Kota untuk memberikan klarifikasinya kepada penyidik. King Abdi datang pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Untuk diketahui, kasus ini terjadi imbas dari viralnya video promosi miras pada beberapa hari yang lalu. Pasca hal kegaduhan ini, kini toko miras ditutup.
Pihak Pemkot Malang juga sudah memastikan bahwa toko tersebut kini tutup dan tak beroperasi. Pemkot Malang melalui Disnaker-PMPTPSP Kota Malang memastikan bahwa toko miras itu juga belum mengantongi izin.
