Rasiyo DPRD Jatim: MPLS Wajib Terbuka ke Orang Tua dan Bebas Perploncoan

14 - Jul - 2025, 10:55

Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo. (Foto: Humas DPRD Jatim)


JATIMTIMES - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2025/2026 mulai digelar pada Senin (14/7/2025) di seluruh wilayah Indonesia. Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasiyo menaruh perhatian serius pada penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Rasiyo menekankan pentingnya keterbukaan kepada orang tua terkait materi MPLS. Ia juga menegaskan, MPLS tidak boleh diwarnai dengan perpeloncoan dalam bentuk apapun. Karena itu, dia mendorong pengawasan ketat dalam pelaksanaan MPLS.

Baca Juga : Antisipasi Penutupan Jalur Kumitir, Dishub Jember Mulai Lakukan Koordinasi Antar Kabupaten

Ia menambahkan, sekolah harus terbuka kepada orang tua murid. Semua kegiatan MPLS Ramah, mulai dari jadwal kegiatan, materi yang disampaikan, narasumber, hingga lokasi kegiatan, harus diinformasikan secara jelas.

“Jika ada kegiatan MPLS di luar sekolah, wajib diinformasikan terlebih dahulu kepada orang tua murid. Kami tidak ingin ada siswa yang dirugikan secara fisik maupun mental akibat kegiatan di luar kontrol sekolah,” ungkap Rasiyo, Senin (14/7/2025).

Mantan Sekdaprov Jatim ini juga meminta agar sekolah menyediakan mekanisme pengaduan atau pelaporan jika ditemukan pelanggaran selama MPLS berlangsung. Komisi E DPRD Jatim menegaskan bahwa jika nantinya ditemukan adanya bentuk perpeloncoan, intimidasi, atau pelanggaran lainnya dalam kegiatan MPLS, pihaknya tidak akan ragu memberikan surat peringatan kepada kepala sekolah yang bersangkutan.

“Jangan sampai ada kejadian siswa tertekan, takut, atau bahkan trauma karena kegiatan MPLS yang semestinya menjadi awal indah dalam dunia pendidikan mereka,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut, Rasiyo menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS harus dilakukan dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan tanpa kekerasan. Pendekatan itulah yang harus menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim.

“Kami mengingatkan Dinas Pendidikan untuk benar-benar mengawasi pelaksanaan MPLS Ramah agar tidak terjadi perpeloncoan. Guru harus memahami aturan MPLS dan mengawal proses pengenalan sekolah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya. 

Mantan Kepala Dindik Jatim ini pun menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MPLS wajib didampingi oleh guru atau tenaga kependidikan, bukan oleh siswa OSIS, MPK, atau organisasi siswa lainnya. Hal ini dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang oleh senior terhadap siswa baru.

Lebih lanjut, kegiatan MPLS Ramah harus difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, struktur organisasi, tata tertib, kurikulum, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menunjang pembentukan karakter dan minat siswa.

Baca Juga : Makam Fatimah binti Maimun: Bukti Arkeologi Islam Abad ke-11 di Jawa

Selain itu, guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, menurutnya Dindik Jatim bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus terus mengintensifkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lingkungan sekolah.

SPAB merupakan program edukatif yang bertujuan membentuk satuan pendidikan yang tangguh, responsif, dan adaptif terhadap bencana, baik gempa bumi, banjir, kebakaran, hingga bencana non-alam seperti pandemi.

"SPAB adalah bentuk konkret kesiapsiagaan sekolah. Kita tidak ingin peserta didik, guru, atau warga sekolah menjadi korban karena ketidaktahuan saat bencana terjadi," ujarnya.

SPAB, menurut Rasiyo tidak hanya berdiri sendiri, tapi bisa diintegrasikan secara terpadu dengan kegiatan wajib Pramuka dan pendidikan kebencanaan di sekolah.

“SPAB bisa dimasukkan ke dalam agenda ekstrakurikuler seperti Pramuka, karena esensinya sama: membentuk karakter disiplin, sigap, dan peduli terhadap lingkungan dan sesama,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan, Mpls, rasiyo, hari baru,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette